Ranah

Menaker Dorong Generasi Muda Asah Keterampilan Hadapi Disrupsi Teknologi Global

20
×

Menaker Dorong Generasi Muda Asah Keterampilan Hadapi Disrupsi Teknologi Global

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menekankan urgensi penguasaan keterampilan teknis bagi generasi muda di tengah gempuran disrupsi teknologi seperti kecerdasan buatan dan otomatisasi.

Ia menyoroti pergeseran tren pasar kerja yang kini lebih memprioritaskan keahlian praktis ketimbang sekadar ijazah pendidikan formal.

Seruan tersebut diungkapkan Yassierli saat meresmikan peluncuran program XLSMART Future Ready di Jakarta pada Kamis (2/7/2026).

Pemerintah terus berupaya menjamin akses pelatihan merata agar seluruh anak bangsa mampu beradaptasi dengan transformasi digital yang kian masif.

Prinsip inklusivitas menjadi fondasi utama kementerian dalam mencegah tenaga kerja domestik tertinggal dalam arena persaingan ekonomi global.

Sinergi lintas sektor dipandang sebagai langkah krusial guna memastikan kurikulum pendidikan selaras dengan kebutuhan nyata industri masa kini.

Kementerian Ketenagakerjaan secara terbuka mengapresiasi kontribusi sektor swasta yang proaktif meningkatkan kualitas sumber daya manusia nasional.

Sebagai manifestasi dukungan tersebut, Direktorat Jenderal Binalavotas resmi menjalin kemitraan strategis dengan XLSMART melalui penandatanganan kesepahaman.

Kerja sama ini menyasar optimalisasi peran Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) sebagai pusat akselerasi kompetensi tenaga kerja.

Kurikulum pelatihan akan difokuskan pada penguasaan Internet of Things (IoT) serta pemberian sertifikasi kompetensi yang diakui industri.

Jangkauan kolaborasi ini tidak hanya berhenti pada pelatihan, tetapi juga mencakup fasilitasi pemagangan, rekrutmen, hingga penempatan kerja bagi peserta.

Yassierli menaruh harapan besar agar implementasi kemitraan ini segera memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat luas.