Padang – Siswa SMA Negeri 15 Kota Padang kini mengemban peran krusial sebagai garda terdepan dalam memitigasi penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di lingkungan mereka.
Gerakan preventif ini resmi diluncurkan melalui program pengabdian masyarakat yang dihelat pada Sabtu (13/6/2026).
Tim akademisi yang terdiri dari Dr. Aidil Onasis, SKM., M.Kes., Evino Sugriarta, SKM., M.Kes., dan Dr. Wijayantono, SKM., M.Kes. memimpin langsung jalannya program tersebut.
Inisiatif bertajuk “Pendampingan dalam Pemantauan Pengendalian Vektor Penular Penyakit Demam Berdarah” ini menempatkan pelajar sebagai agen perubahan yang strategis.
Kolaborasi lintas sektor semakin kokoh dengan pelibatan tenaga kesehatan dari Puskesmas Pauh guna memastikan keakurasian edukasi.
Seluruh peserta menerima pelatihan intensif mengenai teknik Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui metode 3M Plus.
Para siswa dibekali keterampilan teknis untuk menguras penampungan air, menutup rapat reservoir, dan mendaur ulang barang bekas yang berisiko menjadi sarang nyamuk.
Edukasi ini secara khusus menyasar titik-titik perindukan yang sering luput dari perhatian, seperti talang air, pot tanaman, hingga wadah minum hewan peliharaan.
Selain menerima pemaparan materi, para pelajar turun langsung ke lapangan untuk mempraktikkan teknik surveilans vektor dan pengumpulan jentik nyamuk secara mandiri.
Praktik lapangan ini bertujuan membangun kemampuan siswa dalam mendeteksi dini risiko penularan penyakit di tempat tinggal masing-masing.
Tim pengabdian juga mengintegrasikan platform interaktif Kahoot untuk menguji tingkat pemahaman siswa secara real-time.
Penggunaan media digital tersebut sukses meningkatkan antusiasme peserta sekaligus memperkuat retensi informasi yang telah disampaikan.
Program ini diharapkan mampu menginternalisasi karakter peduli lingkungan serta memicu semangat siswa untuk menjadi pionir kesehatan di tengah masyarakat.
Sinergi berkelanjutan antara perguruan tinggi dan institusi pendidikan ini menjadi fondasi kuat dalam membentuk generasi muda yang sadar akan pentingnya kesehatan publik.






