Padang – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menggelontorkan dana sebesar Rp20 miliar untuk menuntaskan perbaikan ruas jalan provinsi Manggopoh-Padang Luar yang mengalami kerusakan parah.
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menegaskan proyek strategis ini akan segera dieksekusi begitu seluruh proses tender rampung.
Kebijakan ini menjadi langkah konkret pemerintah dalam merespons jeritan masyarakat yang terdampak buruknya akses jalan dengan banyak lubang di titik krusial.
“Sebagai Gubernur, saya sangat memahami keluhan masyarakat dan para pengguna jalan,” tegas Mahyeldi.
Ia menekankan setiap mekanisme pengerjaan harus ditempuh dengan prosedur yang berlaku demi menjamin hasil akhir yang akuntabel dan berstandar tinggi.
Total perbaikan jalan sepanjang 69,43 kilometer ini dipecah menjadi dua paket pekerjaan utama.
Paket pertama senilai Rp6 miliar diarahkan untuk pembenahan ruas Simpang Gudang Manggopoh hingga Lubuk Basung yang saat ini tengah dalam masa tender.
Alokasi dana sebesar Rp14 miliar sisanya difokuskan pada perbaikan jalan yang amblas serta terdampak longsor, terutama di kawasan Sungai Landia dan area rawan bencana lainnya.
Mahyeldi menyebut kombinasi usia jalan, beban kendaraan berat, serta kondisi geografis yang rentan bencana menjadi penyebab utama kerusakan di jalur vital tersebut.
“Sering kali setelah satu titik selesai ditangani, muncul kerusakan baru di lokasi lain akibat bencana alam,” paparnya.
Sebelumnya, UPTD III Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) telah melakukan upaya pemeliharaan rutin melalui penambalan jalan.
Pemerintah daerah kini mengharapkan dukungan penuh semua pihak agar seluruh rangkaian perbaikan infrastruktur berjalan lancar dan tepat waktu.
Ruas jalan tersebut merupakan urat nadi ekonomi sekaligus jalur utama menuju berbagai destinasi wisata unggulan di Kabupaten Agam.
Komitmen kuat Pemprov Sumatera Barat terus difokuskan pada peningkatan kualitas infrastruktur guna memberikan pelayanan publik yang prima.






