Pariaman – Kota Pariaman bersiap menyambut ribuan wisatawan dalam dan luar negeri untuk menyaksikan Pesona Hoyak Tabuik Piaman 2025. Perhelatan budaya yang menampilkan tradisi unik ini diharapkan menjadi daya tarik utama bagi pariwisata daerah.
Pemerintah Kota Pariaman telah mengumumkan jadwal lengkap rangkaian acara Pesona Hoyak Tabuik Piaman 2025. Perayaan yang bertujuan untuk mengenang wafatnya Hussein bin Ali, cucu Nabi Muhammad SAW, dimulai pada 27 Juni 2025 dan akan mencapai puncaknya pada 6 Juli 2025.
Menurut Ketua Pelaksana acara, persiapan matang telah dilakukan untuk memastikan kelancaran seluruh rangkaian acara. “Kami telah menyusun rundown dengan cermat, memastikan setiap tahapan tradisi Tabuik dapat dinikmati oleh masyarakat dan wisatawan,” ujarnya pada Minggu (29/6/2025). Ia menambahkan, “Kami berharap tahun ini perayaan Tabuik akan lebih meriah dan berkesan.”
Rundown acara mencakup serangkaian prosesi penting. Prosesi Maambiak Tanah akan dilaksanakan pada 27 Juni 2025 di Tabuik Subarang (Jembatan Pauh) dan Tabuik Pasa (Alai Gelombang). Selanjutnya, pada 1 Juli 2025, akan ada prosesi Manabang Batang Pisang di lokasi yang berbeda untuk Tabuik Subarang (Simpang Kp. Kaliang – Simpang Kp. Cino) dan Tabuik Pasa (Alai Galombang – Simpang Kp. Cino). Prosesi Maradai akan dilaksanakan pada 2 Juli 2025 di Rumah Tabuik masing-masing.
Pada 3 Juli 2025, akan ada prosesi Turun Panja di Rumah Tuo Tabuik Pasa dan Subarang, diikuti dengan prosesi Maatam di Daraga Tabuik Pasa dan Subarang. Di hari yang sama, prosesi Maarak Jari-Jari akan berlangsung dari Rumah Tuo Tabuik menuju Simpang Kp. Cino. Prosesi Maarak Saroban akan diadakan pada 4 Juli 2025, juga dari Rumah Tuo Tabuik menuju Simpang Kp. Cino. Puncak acara akan berlangsung pada 6 Juli 2025 dengan prosesi Tabuik Naiak Pangkek di Simpang 4 Pasar Rakyat dan Simpang Kp. Cino, serta acara puncak di Panggung Utama Muaro Pantai Gandoriah.
Pemerintah Kota Pariaman mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk menjaga ketertiban dan kebersihan selama acara berlangsung. “Mari kita jadikan event Pesona Hoyak Tabuik Piaman 2025 ini sebagai momentum untuk mempererat persatuan dan kesatuan, serta memperkenalkan kekayaan budaya Pariaman kepada dunia,” kata Elfis.






