Ranah

Semen Padang Gandeng Pramuka Sumbar Tanam Kaliandra

187
×

Semen Padang Gandeng Pramuka Sumbar Tanam Kaliandra

Sebarkan artikel ini
semen-padang-gandeng-pramuka-sumbar-tanam-50-ribu-kaliandra-untuk-masa-depan-energi-hijau
Semen Padang Gandeng Pramuka Sumbar Tanam 50 Ribu Kaliandra untuk Masa Depan Energi Hijau

Padang – PT Semen Padang menggandeng Kwartir Daerah (Kwarda) Sumatera Barat (Sumbar) dalam upaya memperkuat komitmen terhadap energi baru terbarukan (EBT). Kolaborasi ini diwujudkan melalui penanaman 50 ribu bibit kaliandra merah (Calliandra calothyrsus) di lahan seluas 6 hektare yang berlokasi di Lembaga Daerah Pendidikan Pramuka (Lemdadika) Padang Besi, Kota Padang.

Penanaman bibit kaliandra secara simbolis dilakukan melalui seremoni penyerahan bibit dari PT Semen Padang kepada Kwarda Sumbar. Inisiatif ini, menurut Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Perusahaan PT Semen Padang, Iskandar Z Lubis, merupakan langkah nyata perusahaan dalam mendukung upaya nasional untuk beralih ke sumber energi yang lebih berkelanjutan. “Kaliandra merah memiliki potensi besar sebagai bahan bakar biomassa yang ramah lingkungan,” ujarnya. Iskandar menambahkan bahwa pemanfaatan kaliandra dapat membantu mengurangi ketergantungan pada energi fosil.

Selain itu, Iskandar juga menyoroti manfaat lingkungan dari penanaman kaliandra. Ia menjelaskan bahwa tanaman ini memiliki kemampuan yang baik dalam menyerap karbon dioksida, membantu memulihkan kualitas tanah, serta meningkatkan keanekaragaman hayati di lahan-lahan yang kurang produktif.

Kepala Seksi Keuangan & Umum Unit CSR PT Semen Padang, Nila Puspa Reni, mengungkapkan bahwa ide pengembangan kaliandra merah ini telah digagas sejak tahun 2022. “Ini bukan hanya sekadar proyek lingkungan biasa, tetapi juga merupakan program pemberdayaan masyarakat yang melibatkan partisipasi aktif generasi muda dalam menjaga kelestarian alam,” katanya.

Ketua Harian Kwarda Sumbar, Yulius, menyambut baik sinergi yang terjalin dengan PT Semen Padang. Ia menyatakan bahwa penanaman kaliandra ini akan memberikan manfaat ganda. “Kami melihat bahwa hasil panen kayu kaliandra di masa depan dapat menjadi modal yang berharga untuk mendukung berbagai kegiatan kepramukaan,” ujarnya.

Wakil Ketua Humas Kwarda Sumbar, Thamrin, berharap agar kolaborasi ini tidak hanya terbatas pada kegiatan penanaman saja. “Kami mendapat informasi bahwa daun kaliandra dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak, dan bunganya juga berpotensi menghasilkan madu galo-galo yang memiliki nilai ekonomi,” pungkas Thamrin.