Padang – Pemerintah Kota Padang mulai mematangkan persiapan untuk merebut gelar juara umum pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2027. Langkah awal dilakukan dengan memperkuat pembinaan kafilah di tingkat kecamatan, yang ditandai dengan pembukaan MTQ ke-42 tingkat Kecamatan Nanggalo pada Sabtu (20/6/2026).
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menekankan bahwa ajang di tingkat kecamatan merupakan fondasi krusial untuk menjaring talenta-talenta terbaik. Ia menargetkan seluruh kecamatan di Kota Padang mampu tampil maksimal di setiap cabang lomba sebagai persiapan menuju kompetisi tingkat provinsi di Kabupaten Pesisir Selatan mendatang.
“Setiap kecamatan wajib mengikuti seluruh cabang yang dipertandingkan. Ini adalah langkah konkret kita untuk merebut gelar Juara Umum pada MTQ tingkat Provinsi Sumatera Barat di Kabupaten Pesisir Selatan tahun 2027 nanti,” tegas Maigus saat membuka acara di Halaman Kantor Camat Nanggalo.
Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini diharapkan menjadi sarana syiar untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an. Maigus berharap proses seleksi ini mampu melahirkan generasi Qurani yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga menjadi teladan di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama, Maigus melantik Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kecamatan Nanggalo periode 2026-2030 beserta jajaran Dewan Hakim. Momentum ini juga dimanfaatkan untuk menyosialisasikan visi Kota Padang sebagai kota pintar yang religius dan berbudaya, yang kini diperkuat dengan implementasi Perda Nomor 5 Tahun 2026 tentang Penguatan Lembaga Adat dan Pelestarian Nilai Budaya Minangkabau.
Ketua Panitia MTQN Kecamatan Nanggalo, Syaifuddin Zuhri, melaporkan bahwa kompetisi yang berlangsung selama dua hari hingga 21 Juni 2026 ini diikuti oleh 192 peserta dari seluruh kelurahan. Berbagai cabang perlombaan dipertandingkan, mulai dari Tilawah, Hifzil, Tartil, Fahmil, Syarhil Qur’an, hingga Adzan dan Khutbah.
Pembukaan ajang yang dimeriahkan dengan bazar UMKM tersebut turut dihadiri oleh jajaran pimpinan DPRD Kota Padang, perwakilan Kantor Kemenag, serta unsur Forkopimca Nanggalo. Pemukulan gendang tabuh oleh Wakil Wali Kota menjadi simbol dimulainya perhelatan syiar Islam tersebut.






