Padang – Tim SAR gabungan menuntaskan operasi evakuasi dramatis terhadap seorang pengendara mobil yang terperosok ke jurang sedalam 80 meter di kawasan Panorama Sitinjau Lauik, Kota Padang, pada Jumat (3/7) dini hari.
Insiden maut ini merenggut nyawa Muhammad Fajri (31), warga Lubuk Kilangan, yang ditemukan tewas di dasar jurang.
Proses pengangkatan jenazah korban dari lokasi kejadian berhasil diselesaikan oleh tim penyelamat tepat pada pukul 00.44 WIB.
Komandan Tim Basarnas Padang, Tri Desyu, menyoroti sulitnya medan yang dihadapi personelnya selama operasi berlangsung.
Tantangan utama yang memperlambat penyelamatan adalah kondisi tebing yang sangat curam serta minimnya penerangan di sekitar lokasi.
“Korban berhasil ditemukan dan dievakuasi pada pukul 00.44 WIB dari kedalaman sekitar 80 meter dan selanjutnya langsung dibawa ke RS Semen Padang,” ujar Tri Desyu.
Keberhasilan evakuasi ini tercapai berkat koordinasi apik antara Basarnas Padang, Polresta Padang, BPBD Kota Padang, Dinas Pemadam Kebakaran, serta bantuan warga setempat.
Seluruh rangkaian operasi pencarian dan pertolongan di lokasi kecelakaan tersebut dinyatakan resmi berakhir setelah jenazah berhasil diangkat.
Basarnas kembali mengeluarkan peringatan keras bagi seluruh pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur ekstrem Sitinjau Lauik.
Para pengendara diimbau untuk lebih berhati-hati, terutama ketika melintas pada malam hari atau saat cuaca buruk guna mengantisipasi risiko kecelakaan di tikungan tajam yang berbahaya.






