Ranah

Pemkot Padang Perkuat Sinergi Pusat Demi Tingkatkan Kerukunan Umat Beragama

15
×

Pemkot Padang Perkuat Sinergi Pusat Demi Tingkatkan Kerukunan Umat Beragama

Sebarkan artikel ini
pemko-padang-dan-fkub-konsultasi-ke-kemenag-ri,-perkuat-toleransi-antarumat-beragama
Pemko Padang dan FKUB Konsultasi ke Kemenag RI, Perkuat Toleransi Antarumat Beragama

Jakarta – Pemerintah Kota Padang secara intensif memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat guna merancang strategi berkelanjutan dalam menjaga kerukunan umat beragama.

Upaya tersebut direalisasikan melalui kunjungan koordinasi ke Kantor Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kementerian Agama RI dan Direktorat Ketahanan Ekonomi, Sosial, dan Budaya Kemendagri pada Rabu (1/7/2026).

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, memimpin langsung delegasi yang melibatkan jajaran pejabat kota, tokoh agama, hingga pengurus Baznas dalam lawatan tersebut.

Maigus memandang kolaborasi lintas sektor ini sebagai pilar utama untuk merealisasikan visi Kota Padang yang maju, sejahtera, serta berlandaskan nilai-nilai religius dan budaya.

“Kami ingin terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat agar kehidupan masyarakat Kota Padang tetap harmonis, rukun, dan saling menghormati dalam keberagaman,” ujar Maigus.

Baginya, terciptanya ruang publik yang toleran merupakan modal krusial demi menyukseskan seluruh agenda pembangunan di daerah.

Pemerintah Kota Padang berkomitmen menggaungkan program penguatan kerukunan dengan melibatkan partisipasi aktif dari tokoh masyarakat hingga FKUB setempat.

Rangkaian koordinasi ini akan berlanjut ke Pemerintah Kota Bekasi serta Setara Institute untuk memperluas jaringan kerja sama strategis.

Ketua PKUB Kementerian Agama RI, Muhammad Adib Abdushomad, menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif proaktif yang dijalankan Pemerintah Kota Padang.

Ia menilai bahwa sinergi antarlevel pemerintahan adalah kunci vital dalam merawat moderasi beragama di tengah kemajemukan bangsa.

Pandangan serupa disampaikan Kasubdit Pembinaan Kerukunan Kemendagri, Hartono, yang menekankan pentingnya kolaborasi sektoral untuk memitigasi potensi konflik sejak dini.

“Kerukunan merupakan modal utama dalam menjaga stabilitas daerah dan mendukung pembangunan,” tegas Hartono.