Matur – Lapangan Sepak Bola Kecamatan Matur resmi bertransformasi menjadi gelanggang pertarungan bergengsi dalam ajang Satria Haidar Indonesia Open Championship 2026 yang dibuka pada Jumat (28/8).
Asisten Administrasi Umum Kabupaten Agam, Syatria, hadir mewakili Bupati Agam untuk meresmikan dimulainya kejuaraan pencak silat berskala nasional tersebut.
Pemerintah Kabupaten Agam melayangkan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia dan pihak yang telah bekerja keras menyukseskan perhelatan olahraga ini.
Syatria menekankan bahwa pencak silat melampaui sekadar adu fisik dan teknik di atas arena.
Cabang olahraga ini dipandang sebagai instrumen strategis dalam menempa karakter, kedisiplinan, serta menanamkan nilai-nilai luhur budaya bagi generasi muda.
Kejuaraan ini diharapkan menjadi kawah candradimuka bagi para atlet untuk mengasah kemampuan sekaligus mendongkrak prestasi di dunia persilatan.
Seluruh peserta wajib menjunjung tinggi sportivitas dan merawat tali persaudaraan selama kompetisi berlangsung.
Hasil akhir berupa kemenangan maupun kekalahan harus dimaknai sebagai bagian integral dari proses pendewasaan seorang atlet.
Pengalaman bertanding di lapangan mesti menjadi bahan bakar motivasi bagi para pesilat untuk terus meningkatkan kualitas diri.
Generasi muda didorong menjadikan pencak silat sebagai aktivitas positif guna membentengi diri dari pengaruh lingkungan yang merugikan.
Ajang ini diproyeksikan mampu melahirkan bibit-bibit pesilat unggul yang kelak mengharumkan nama Kabupaten Agam hingga ke kancah nasional.






