Jakarta – Platform media sosial X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter, mengalami gangguan massal pada Jumat (16/1/2026) malam. Ribuan pengguna melaporkan kendala akses di berbagai belahan dunia.
Gangguan ini memicu keluhan dari pengguna yang kesulitan mengakses platform. Mereka beralih ke media sosial lain untuk melaporkan masalah tersebut.
Downdetector mencatat, gangguan mulai terdeteksi sekitar pukul 21.00 WIB. Puncaknya terjadi pada pukul 22.14 WIB.
Laporan masalah datang dari berbagai negara di Asia, Eropa, hingga Amerika Serikat.
Di Amerika Serikat, lebih dari 74.000 pengguna melaporkan masalah. Inggris mencatat 14.000 laporan, sementara India menerima 500 keluhan.
Pengguna di Kanada juga mengalami kendala serupa.
Sebanyak 56 persen keluhan terkait masalah pada aplikasi X. Lalu, 24 persen mengeluhkan kendala pada situs web, dan 20 persen lainnya melaporkan masalah koneksi server.
Pengguna mengalami kesulitan login, linimasa gagal memuat, dan notifikasi tidak masuk.
Saat mencoba membuka X, pengguna mendapati pesan kesalahan “Something went wrong. Try reloading.”
Tagar seperti #twitterdownhariini, #xerror, dan #kenapatwittertidakbisadibuka menjadi trending di platform lain.
Gangguan ini menambah catatan masalah pada platform milik Elon Musk. Sebelumnya, X juga mengalami down pada Maret 2025.
Downdetector melaporkan bahwa layanan X mulai pulih beberapa jam setelah puncak gangguan. Laporan masalah dari AS, Inggris, dan India mulai menurun.
Sebelumnya, Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkominfo) telah memanggil pihak X untuk meminta klarifikasi terkait fitur kecerdasan buatan (AI) Grok.






