Jakarta – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) meluncurkan program Dropbox Sampah Kertas di lingkungan perkantoran sebagai upaya memperkuat bisnis berkelanjutan.
Inisiatif ini, yang dijalankan bersama anak perusahaan BNI Ventures, menjadi bagian dari peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026.
Tujuan utama program ini adalah membangun ekosistem pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular di internal BNI Grup.
Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, menjelaskan bahwa program ini lebih dari sekadar penyediaan tempat sampah.
“Program ini adalah langkah nyata BNI Grup dalam mendukung ekonomi sirkular dan mengurangi beban TPA yang semakin kritis di kota-kota besar,” ujar Okki dalam keterangan resmi, Jumat (14/6/2024).
Dua dropbox telah ditempatkan di Grha BNI, Dukuh Atas, dan Menara BNI, Pejompongan, Jakarta.
Program ini mendorong karyawan dan masyarakat sekitar untuk memilah serta mengelola limbah kertas secara bertanggung jawab.
Kertas yang terkumpul akan didaur ulang menjadi planting paper, yaitu kertas buatan tangan yang mengandung benih tanaman.
Eddi Danusaputro dari BNI Ventures menambahkan bahwa keterlibatan pihaknya adalah bagian dari peran strategis dalam mendorong solusi inovatif berbasis keberlanjutan.
Program ini dijalankan melalui kemitraan dengan PaperPods, sebuah startup yang memperkenalkan circular paper dropbox pertama di Indonesia.
Seluruh proses pengelolaan dilengkapi dengan sistem pelacakan digital untuk mengukur dampak lingkungan secara transparan.
BNI berharap gerakan pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular ini dapat diperluas ke lebih banyak unit kerja dan komunitas.






