Jakarta – Pasar laptop tanah air resmi memasuki era kecerdasan buatan (AI) yang masif per Agustus 2026.
Transformasi teknologi ini ditandai dengan adopsi luas Neural Processing Unit (NPU) pada perangkat-perangkat modern.
Implementasi NPU memungkinkan pemrosesan beban kerja AI dilakukan secara lokal demi mendongkrak efisiensi kinerja secara keseluruhan.
Gelombang inovasi ini turut menyentuh segmen gaming melalui integrasi prosesor terbaru dan kartu grafis NVIDIA GeForce RTX 50 Series.
Konsumen kini leluasa memilih perangkat yang paling sesuai untuk berbagai kebutuhan, mulai dari produktivitas mobile hingga komputasi berat.
ASUS Vivobook S14 M3407 menjadi pilihan menarik bagi kalangan mahasiswa dan pekerja professional yang mengandalkan dukungan AI harian.
Perangkat berlayar 14 inci ini telah mengusung platform AMD Ryzen AI 400 Series serta mengantongi sertifikasi Copilot+ PC.
Produsen saat ini menawarkan harga khusus sebesar Rp16.999.000, turun dari harga normal Rp17.299.000 di laman resmi.
Keunggulan utama laptop ini terletak pada kemampuannya menjalankan fitur AI tanpa membebani kinerja CPU secara berlebihan.
Bagi pengguna yang membutuhkan ruang kerja lebih lapang, ASUS Zenbook DUO UX8407 hadir menawarkan konsep revolusioner dua layar 3K Lumina Pro OLED.
Dapur pacu perangkat ini diperkuat prosesor Intel Core Ultra Series 3 dengan ketahanan baterai yang diklaim melampaui durasi 18 jam.
Konfigurasi layar ganda ini memberikan fleksibilitas tinggi untuk menjalankan berbagai aplikasi secara simultan, mulai dari penyuntingan video hingga manajemen dokumen.
Seluruh jajaran perangkat premium ini dipasarkan dengan rentang harga mulai dari Rp17 juta hingga di atas Rp30 juta, menyesuaikan spesifikasi yang dipilih.






