Ranah

Asbanda Perkuat BPD Daerah Lewat Simpeda 2026

51
×

Asbanda Perkuat BPD Daerah Lewat Simpeda 2026

Sebarkan artikel ini
asbanda-dorong-ekonomi-daerah-lewat-simpeda-2026
Asbanda Dorong Ekonomi Daerah Lewat Simpeda 2026

Surakarta – Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) menegaskan komitmennya memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah melalui Penarikan Undian Nasional Tabungan Simpeda Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia (BPDSI) Periode 2 Tahun XXXVI-2026 yang berlangsung di Surakarta, 16-17 April 2026.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang undian nasional, tetapi juga forum untuk memperkuat peran Bank Pembangunan Daerah (BPD) sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Rangkaian acara turut diisi Seminar Nasional BPDSI bertema “Memperkuat Peran BPD sebagai Mitra Strategis Pemerintah Daerah melalui Inovasi Pembiayaan dan Pinjaman Daerah”.

Tema tersebut menyoroti pentingnya penguatan pembiayaan sebagai salah satu pendorong utama percepatan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah. Sejumlah pimpinan dan eksekutif BPD dari seluruh Indonesia hadir dalam kegiatan itu, menandai kuatnya sinergi antarlembaga untuk mendukung agenda pembangunan nasional berbasis daerah.

Seminar nasional yang digelar di Ballroom Hotel Sunan, Surakarta, menjadi ruang strategis bagi para pemangku kepentingan untuk bertukar pandangan dan pengalaman di sektor perbankan daerah. Dalam keynote speech, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menekankan pentingnya kolaborasi pemerintah daerah dan BPD dalam memperkuat pembiayaan pembangunan.

Para narasumber juga menyoroti peran BPD dalam menopang sektor produktif melalui inovasi pembiayaan yang adaptif dan berkelanjutan. Optimalisasi skema pinjaman daerah dinilai penting agar program pembangunan dapat berjalan lebih cepat.

Perspektif yang lebih luas disampaikan oleh sejumlah pembicara, termasuk Direktur Pembiayaan dan Perekonomian Daerah Kementerian Keuangan Adriyanto yang membahas program prioritas nasional dan evaluasi kinerja daerah. Siti Chomzah dari Kementerian Dalam Negeri turut mengulas efektivitas pengalihan Transfer ke Daerah (TKD), sementara Pemimpin Redaksi Majalah Infobank Eko B. Supriyanto memaparkan tantangan dan peluang industri perbankan daerah ke depan.

Diskusi panel berlangsung interaktif dan mengulas tantangan serta peluang yang dihadapi BPD dalam menjalankan fungsi intermediasi keuangan di daerah. Peserta juga berkesempatan berdialog langsung dengan para narasumber untuk memperdalam strategi penguatan peran BPD.

Dukungan terhadap sinergi antarbpd juga terlihat dari kehadiran Direksi bank bjb melalui Direktur Konsumer & Ritel Nunung Suhartini. Kehadirannya menegaskan komitmen bank bjb dalam memperkuat ekosistem perbankan daerah.

Di sisi lain, Penarikan Undian Nasional Tabungan Simpeda yang digelar di Ballroom Hotel Alila Surakarta pada 17 April 2026 menjadi salah satu agenda yang paling dinantikan nasabah.

Program ini menjadi bentuk apresiasi kepada nasabah sekaligus upaya mendorong minat menabung di BPD. Setiap periode, undian Simpeda menawarkan total hadiah hingga Rp3 miliar, yang menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat.

Tabungan Simpeda juga terus mencatat pertumbuhan positif. Hingga akhir Desember 2025, jumlah nasabah mencapai 8,32 juta dengan total saldo Rp72,54 triliun, tumbuh 5,68 persen dibandingkan periode sebelumnya. Pada pelaksanaan undian tahun ini, 19 nasabah bank bjb berhasil memperoleh hadiah dengan total nilai Rp129 juta.

Melalui penyelenggaraan Undian Nasional Simpeda dan Seminar Nasional tersebut, Asbanda optimistis posisi BPD sebagai penggerak ekonomi daerah akan semakin kuat. Sinergi yang kian solid antarbpd, ditopang inovasi berkelanjutan termasuk digitalisasi layanan perbankan, diharapkan mampu mendorong pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat luas.