Ranah

BP3KP Sumatera III Tinjau Inovasi Sepablock Percepat Pembangunan Hunian Nasional

64
×

BP3KP Sumatera III Tinjau Inovasi Sepablock Percepat Pembangunan Hunian Nasional

Sebarkan artikel ini
kepala-bp3kp-sumatera-iii-tinjau-rumah-contoh-sepablock,-pt-semen-padang-siap-dukung-program-pembangunan-3-juta-rumah
Kepala BP3KP Sumatera III Tinjau Rumah Contoh Sepablock, PT Semen Padang Siap Dukung Program Pembangunan 3 Juta Rumah

Padang – Inovasi konstruksi ramah lingkungan besutan PT Semen Padang, Semen Padang Bata Interlock (Sepablock), kini dilirik pemerintah sebagai solusi strategis untuk mempercepat penyediaan hunian nasional. Keunggulan sistem ini dalam aspek efisiensi dan kecepatan pengerjaan menarik perhatian Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Sumatera III.

Kepala BP3KP Sumatera III, Arifay Saini, meninjau langsung rumah contoh berbasis Sepablock di kawasan PT Semen Padang, Rabu (17/6). Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Rumah Susun dan Rumah Khusus Satuan Kerja Penyediaan Kawasan Permukiman Sumatera Barat, Ridho Ruzika, beserta jajaran.

Rombongan disambut oleh Kepala Unit Produksi BIP dan Aplikasi PT Semen Padang, Yelmi Arya Putra, bersama tim teknis. Selama peninjauan, mereka membedah detail struktur bangunan serta metode pemasangan material yang diklaim jauh lebih praktis dibandingkan teknik konvensional.

Arifay memberikan apresiasi tinggi terhadap inovasi tersebut. Ia menilai konsep Sepablock sangat menjanjikan untuk menjawab tantangan penyediaan hunian di Indonesia yang membutuhkan kecepatan tanpa mengorbankan kualitas.

“Dari sisi konsep dan implementasinya, teknologi ini sangat menarik karena menawarkan kemudahan dan efisiensi dalam proses pembangunan,” ujar Arifay.

Lebih lanjut, ia memandang sistem bata interlock memiliki fleksibilitas tinggi. Selain efektif untuk pembangunan hunian tetap (huntap) pascabencana, teknologi ini dinilai sangat potensial diterapkan pada proyek perumahan komersial yang menuntut efisiensi waktu pengerjaan.

Kehadiran teknologi ini diharapkan mampu menjadi terobosan strategis dalam mendukung agenda pemerintah untuk menyediakan hunian layak bagi masyarakat secara berkelanjutan. Mengingat kebutuhan rumah yang terus meningkat, inovasi konstruksi yang cepat dan efisien kini menjadi kebutuhan mendesak di sektor properti nasional.