Jakarta – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Astra International Tbk. menetapkan Rudy sebagai Presiden Direktur, menggantikan Djony Bunarto Tjondro yang telah memimpin sejak 2020.
Rudy menyatakan dirinya mendapat mandat untuk melanjutkan pencapaian yang sudah diraih pendahulunya. “Saya dipercaya untuk melanjutkan, meneruskan apa yang sudah dicapai oleh Pak Djony,” ujarnya dalam konferensi pers di Menara Astra, Jakarta, Kamis, 23 April 2026.
Sebelum naik ke posisi puncak, Rudy lebih dulu menjabat Wakil Presiden Direktur berdasarkan keputusan RUPST pada 8 Mei 2025. Berdasarkan situs resmi Astra International, ia juga merangkap sebagai Presiden Komisaris PT Sedaya Multi Investama dan PT Astra Sedaya Finance.
Di luar itu, Rudy tercatat sebagai Wakil Presiden Komisaris PT United Tractors Tbk. dan PT Toyota Astra Financial Services. Ia juga menjabat Komisaris PT Astra Tol Nusantara, PT Astra Nusa Perdana, PT Toyota-Astra Motor, PT Menara Astra, PT Astra Daihatsu Motor, serta PT Asuransi Astra Buana.
Karier Rudy di Grup Astra terbilang panjang. Ia pernah memimpin PT Asuransi Astra Buana sebagai Presiden Direktur pada 2017-2023, menjadi Direktur PT Astra International Tbk. pada 2024-2025, dan menjabat Direktur Keuangan PT Astra Agro Lestari Tbk. pada 2013-2017.
Sebelumnya, Rudy juga pernah menjadi Direktur Keuangan PT Asuransi Astra Buana pada 2009-2013 dan Chief Corporate Planning PT Astra International Tbk. pada 2000-2009. Sebelum bergabung dengan Grup Astra, ia bekerja sebagai Investment Banking Manager di PT Trimegah Sekuritas Indonesia pada 2000.
Dari sisi pendidikan, Rudy meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Trisakti. Ia kemudian memperoleh gelar Master of Applied Finance dari Melbourne University, Australia, serta menyelesaikan Advanced Management Program di Institut Européen d’Administration des Affaires, Prancis.
Usai terpilih, Rudy menegaskan fokusnya adalah memastikan Astra tetap bertumbuh dan relevan bagi masyarakat. Ia menilai perusahaan juga perlu memperkuat portofolio bisnis dari sisi aset melalui peninjauan strategis terhadap bidang-bidang yang akan diperdalam.
“Kalau bicara misalnya ke depannya mau seperti apa, simple-nya begini, yang sudah bagus kita lanjutkan, yang belum optimal kita coba lebih optimalkan lagi,” ujarnya.
Adapun susunan direksi Astra International hasil RUPST 2026 adalah sebagai berikut:
Presiden Direktur: Rudy
Direktur: Gidion Hasan
Direktur: Santosa
Direktur: Gita Tiffani Boer
Direktur: FXL Kesuma
Direktur: Thomas Junaidi Alim W.
Direktur: Siswadi
Direktur: Djap Tet Fa
Sementara itu, berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) 2025, susunan direksi perseroan adalah:
Presiden Direktur: Djony Bunarto Tjondro
Wakil Presiden Direktur: Rudy
Direktur: Gidion Hasan
Direktur: Henry Tanoto
Direktur: Santosa
Direktur: Gita Tiffani Boer
Direktur: FXL Kesuma
Direktur: Hamdani Dzulkarnaen Salim
Direktur: Thomas Junaidi Alim. W
Direktur: Hsu Hai Yeh






