RanahTeknologi

Panasonic Luncurkan WPS untuk Pemurnian Air Rumah Tangga

124
×

Panasonic Luncurkan WPS untuk Pemurnian Air Rumah Tangga

Sebarkan artikel ini
pakai-teknologi-‘auto-backwash’,-air-langsung-jernih
Pakai Teknologi ‘Auto Backwash’, Air Langsung Jernih

Jakarta – Panasonic meluncurkan Water Purification System (WPS) FP-15AA1M untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan air yang lebih bersih dan higienis di tengah masih banyaknya tantangan kualitas air di Indonesia. Gejala seperti kekeruhan, bau, perubahan warna, hingga potensi kandungan zat yang tidak diinginkan dari sumber air tanah maupun distribusi air masih menjadi persoalan yang ditemui di sejumlah wilayah.

Sistem pemurnian air ini mengusung teknologi Jepang terbaru “Auto Backwash” yang memungkinkan pembersihan media filter berlangsung otomatis tanpa perlu penanganan manual. Dengan fitur tersebut, Panasonic menyebut perawatan menjadi lebih mudah, efisiensi meningkat, dan performa filtrasi dapat tetap optimal dalam jangka panjang hingga lima tahun.

Selain unit utama, Panasonic juga memperkenalkan filter tambahan FP-15CF1 dan FP-15DF1 yang disesuaikan dengan karakteristik masalah air tertentu. Dua filter ini ditujukan untuk menangani kondisi seperti kadar zat besi tinggi dan air yang sensitif terhadap klorin.

WPS Panasonic dirancang agar menghasilkan air yang lebih bersih, jernih, dan nyaman digunakan untuk berbagai kebutuhan rumah tangga. Sistem ini juga diklaim mampu mengurangi kekeruhan serta bau, sekaligus menjaga kualitas air secara konsisten melalui proses perawatan yang lebih praktis dan efisien.

Direktur Utama Panasonic Gobel Indonesia Masayuki Sasage mengatakan WPS FP-15AA1M hadir untuk menjawab kebutuhan konsumen terhadap solusi air yang praktis dan andal. Menurut dia, teknologi “Auto Backwash” membuat sistem dapat menjaga performa filtrasi secara otomatis tanpa perawatan manual.

“Air berkualitas bukan hanya sekadar kebutuhan dasar tapi pondasi penting dalam menciptakan kehidupan yang lebih sehat dan berkualitas. Kami ingin mengajak masyarakat Indonesia untuk lebih peduli terhadap kualitas air, tidak hanya untuk dikonsumsi, namun dalam seluruh aktivitas rumah tangga,” kata Masayuki, Selasa, 28 April 2026.