Jakarta – Pemerintah Kota Padang tancap gas memperkokoh fondasi toleransi dengan melakukan kunjungan kerja ke sejumlah kementerian di Jakarta pada Rabu (1/7/2026).
Langkah strategis ini melibatkan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) untuk menciptakan iklim sosial yang lebih harmonis di ibu kota Provinsi Sumatera Barat tersebut.
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, memimpin langsung rombongan delegasi yang terdiri dari Kepala Kantor Kemenag Kota Padang, pengurus FKUB, hingga jajaran Baznas.
Tim ini menyambangi Kantor Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kementerian Agama serta Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri.
Maigus Nasir menekankan bahwa harmonisasi antarumat beragama menjadi pilar krusial dalam menopang pembangunan daerah yang berbasis pada nilai agama dan budaya.
“Kami ingin terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat agar kehidupan masyarakat Kota Padang tetap harmonis, rukun, dan saling menghormati dalam keberagaman,” ujar Maigus.
Ketua PKUB Kemenag RI, Muhammad Adib Abdushomad, menyambut hangat inisiatif nyata Pemko Padang dalam merawat moderasi beragama di wilayahnya.
Sinergi lintas instansi ini dinilai sebagai instrumen vital dalam menjaga stabilitas dan kondusivitas di tengah kemajemukan masyarakat.
Apresiasi serupa datang dari Kasubdit Pembinaan Kerukunan Kemendagri, Hartono, yang memuji langkah preventif Pemko Padang dalam meredam potensi konflik sosial.
Hartono menegaskan pentingnya koordinasi berkelanjutan untuk memastikan stabilitas daerah tetap terjaga di tengah dinamika masyarakat.
“Kerukunan merupakan modal utama dalam menjaga stabilitas daerah dan mendukung pembangunan,” tegas Hartono.
Sebagai tindak lanjut, Pemko Padang menjadwalkan kunjungan lanjutan ke Kota Bekasi dan Setara Institute untuk memperkaya wawasan terkait toleransi.
Agenda tersebut bertujuan mengadopsi praktik terbaik pengelolaan keberagaman guna diterapkan secara efektif di tingkat lokal.






