Ranah

Semut Ajarkan Bisnis Bertumbuh: Gina Perkenalkan ‘Swarm Intelligence

198
×

Semut Ajarkan Bisnis Bertumbuh: Gina Perkenalkan ‘Swarm Intelligence

Sebarkan artikel ini
terinsipirasi-koloni-semut,-lahir-‘swarm-intelligence’
Terinsipirasi Koloni Semut, Lahir ‘Swarm Intelligence’

Jakarta – Konsep ‘swarm intelligence’ atau kecerdasan koloni yang terinspirasi dari kehidupan semut diperkenalkan oleh Elizabeth Gina pada Senin (14/7/2025). Konsep ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi bisnis agar dapat berkembang secara berkelanjutan.

Menurut Gina, ‘swarm intelligence’ adalah sistem terdesentralisasi yang mencapai tujuan melalui interaksi antar individu. Ia mencontohkan bagaimana semut yang secara individu mungkin lemah, namun sangat cerdas ketika bekerja secara kolektif. “Semut secara individu mungkin lemah, tetapi secara kolektif sangat cerdas. Begitu pula dengan tim dimana masalah sering kali bukan dari luar, melainkan dari dalam – seperti penyakit autoimun di mana sistem menyerang dirinya sendiri,” ujarnya.

Inspirasi dari semut sebagai serangga sosial dengan hierarki terstruktur, kata Gina, dapat memicu semangat kerja sama dan kolaborasi. Pembagian kerja, kepercayaan, dan koordinasi yang baik akan membangun ketahanan sebuah organisasi. Gina menambahkan, organisasi akan gagal jika sistem internalnya saling menyerang.

Untuk itu, Gina menawarkan perspektif melalui buku terbarunya berjudul ‘The Scale-Up Guidebook: Scaling with Clarity’. Dalam buku tersebut, ia membandingkan organisasi dengan tubuh manusia yang bisa rusak dari dalam jika sistemnya menyerang diri sendiri. Ia juga memperkenalkan ‘inversion thinking method’ sebagai salah satu pendekatan kunci.

“Alih-alih bertanya bagaimana cara tumbuh, tanyakan dulu bagaimana cara menghancurkan bisnis ini?” ungkapnya. Dengan berpikir dari sudut pandang yang berlawanan, Gina meyakini bahwa sistem pertahanan yang lebih kuat dapat dirancang.

Gina menjelaskan bahwa scaling bukan hanya tentang sistem, operasional, atau keuangan, melainkan tentang hygiene atau standar minimum. Tantangan sesungguhnya, lanjutnya, adalah bagaimana kita ‘bertahan melawan serangan penyakit’ dengan mengembangkan pola pikir, mekanisme mitigasi risiko, dan tim agar tidak menyerang balik seperti autoimun.

“Menjalankan bisnis itu seperti mengelola tubuh dan pikiran kita sendiri. Ketika kita mengabaikan hal-hal mendasar seperti kesehatan finansial, dinamika tim, dan keselarasan pribadi maka kita kehilangan keseimbangan. Buku ini membantu mengembalikannya,” papar Gina.

Buku ‘The Scale-Up Guidebook: Scaling with Clarity’ kini tersedia di toko buku Periplus, Kinokuniya, Tokopedia, serta platform global seperti Amazon dan Google Books.