EkonomiRanah

Tambang Dominasi Transaksi di Trade Expo 2025

136
×

Tambang Dominasi Transaksi di Trade Expo 2025

Sebarkan artikel ini
sektor-tambang-terlaris-di-trade-expo-indonesia-2025
Sektor Tambang Terlaris di Trade Expo Indonesia 2025

Tangerang Selatan – Trade Expo Indonesia (TEI) ke-40 lampaui target, catatkan transaksi senilai US$ 22,8 miliar atau setara Rp 376,2 triliun. Produk pertambangan menjadi primadona dengan nilai penjualan US$ 5,5 miliar.

Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan, capaian ini melampaui target awal yang ditetapkan sebesar US$ 16,5 miliar.

“Produk pertambangan sebesar US$ 5,5 miliar,” ungkap Budi di ICE BSD, Tangerang Selatan, Minggu (19/10/2025).

Total transaksi meliputi perdagangan barang senilai US$ 17,9 miliar, jasa US$ 443,7 juta, dan investasi US$ 4,37 miliar.

Selain pertambangan, logam mulia mencatat nilai transaksi tertinggi kedua dengan US$ 2,7 miliar.

Minyak kelapa sawit dan turunannya menyumbang US$ 2,3 miliar, charcoal dan briket US$ 1,6 miliar, serta suku cadang US$ 1,4 miliar.

TEI ke-40 menarik 34.550 pengunjung dari 130 negara selama lima hari, melampaui target awal 30.000 pengunjung.

Sebanyak 8.045 buyer dari 130 negara hadir, didominasi Malaysia (769 buyer), Cina (605 buyer), India (594 buyer), Nigeria (509 buyer), dan Mesir (406 buyer).

India menjadi negara dengan nilai transaksi terbesar, mencapai US$ 4,3 miliar.

Transaksi UMKM mencapai US$ 474,7 juta atau setara Rp 7,8 triliun.

“Kita mempunyai komitmen terus untuk meningkatkan ekspor dari rekan-rekan saudara-saudara kita dari UMKM,” tegas Budi.

Pameran ini diikuti 1.619 peserta, didominasi sektor makanan, minuman, dan produk pertanian (623 perusahaan), fesyen, gaya hidup, dan lainnya (603 perusahaan), serta manufaktur dan jasa (393 perusahaan).