Ranah

Wisatawan Malaysia Gunakan QRIS: Transaksi Kepri Melonjak

187
×

Wisatawan Malaysia Gunakan QRIS: Transaksi Kepri Melonjak

Sebarkan artikel ini
wisatawan-malaysia-gunakan-qris-tembus-5.000-transaksi-di-kepri
Wisatawan Malaysia Gunakan QRIS Tembus 5.000 Transaksi di Kepri

Batam – Wisatawan mancanegara (wisman) asal Malaysia semakin gemar menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) saat berbelanja di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Hal ini terungkap dari data Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Kepri yang mencatat peningkatan signifikan, dengan transaksi QRIS lintas negara menembus angka 5.000 transaksi.

Kepala KPw BI Kepri Rony Widijarto mengungkapkan, dominasi Malaysia dalam transaksi inbound di Kepri masih sangat terasa. “Malaysia masih mendominasi transaksi inbound dengan lebih dari 5.000 transaksi, jauh melampaui Singapura yang notabene lebih dekat. Ini jadi tantangan bagi kita untuk terus mengedukasi wisatawan Singapura bahwa QRIS lebih efisien daripada menukar uang tunai,” ujarnya di Batam, Selasa (24/6/2025).

Rony menjelaskan, hingga pertengahan 2025, tercatat 5.920 transaksi QRIS inbound dari wisman Malaysia di Kepri. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan dengan QRIS inbound wisman asal Singapura yang hanya mencapai 1.252 transaksi pada periode yang sama.

Menurut Rony, pertumbuhan inbound wisman Malaysia tersebut menunjukkan bahwa akseptasi QRIS lintas negara di Kepri selaras dengan tren nasional dan semakin dipercaya oleh wisatawan luar negeri, khususnya dari negara-negara tetangga.

“QRIS sekarang bukan hanya soal domestik. Dengan QRIS cross border, wisatawan Malaysia dan Singapura bisa bertransaksi langsung di Batam atau Kepri tanpa perlu repot menukar mata uang atau terkena biaya tambahan,” kata Rony pada Selasa (24/6/2025).

Transaksi QRIS lintas negara memungkinkan wisatawan membayar langsung dalam mata uang negaranya masing-masing, sementara pedagang atau merchant tetap menerima pembayaran dalam rupiah. BI Kepri terus mendorong penggunaan QRIS lintas negara di sektor perdagangan dan pariwisata, dengan harapan dapat meningkatkan transaksi lintas negara.

Rony menambahkan, pedagang lokal tidak perlu khawatir karena pembayaran langsung dikonversi ke rupiah secara otomatis. “Ini membuat proses lebih praktis dan aman, baik bagi merchant maupun wisatawan,” jelasnya.

Berdasarkan catatan KPw BI Kepri, volume penggunaan QRIS lintas negara inbound Thailand periode Agustus 2023 hingga April 2025 mencapai 852 transaksi dengan nilai Rp 45,45 juta. Sementara itu, inbound Malaysia mencapai 54.250 transaksi dengan nilai Rp 15,29 miliar pada periode yang sama, dan inbound Singapura mencapai 10.759 transaksi dengan nilai Rp 3,69 miliar.