Sawahlunto – Pembangunan Gedung dan Gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Batu Tanjung, Kecamatan Talawi, kini memasuki fase krusial. Proyek strategis yang telah mencapai progres 30 persen ini ditargetkan rampung sepenuhnya pada akhir Juli 2026.
Kepala Desa Batu Tanjung, Marwan, saat meninjau lokasi proyek pada Kamis (18/6), menegaskan komitmennya untuk mempercepat pengerjaan di lapangan. Fokus utama tim konstruksi saat ini adalah pemasangan kuda-kuda rangka baja untuk memperkuat struktur bangunan.
“Kami berharap keberadaan KDMP Batu Tanjung benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat setempat,” ungkap Marwan.
Secara teknis, bangunan utama KDMP menempati lahan seluas 30 x 20 meter. Area tersebut merupakan bagian dari total lahan seluas 2.000 meter persegi yang disiapkan pemerintah desa. Sisa lahan nantinya akan dioptimalkan sebagai pusat kegiatan UMKM, area parkir, hingga ruang bermain anak-anak.
Dalam pelaksanaannya, proyek ini berada di bawah naungan Agrinas. Pemerintah desa berperan menyediakan lahan, sementara untuk tenaga kerja dan material, pihak desa memprioritaskan keterlibatan warga lokal guna menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar.
Meski progres berjalan lancar, Marwan mengakui adanya kendala teknis terkait ketiadaan jaringan listrik PLN di lokasi proyek. Namun, ia memastikan permohonan penyambungan daya telah diajukan secara resmi kepada pihak terkait agar operasional bangunan nantinya tidak terhambat.
Dukungan terhadap akselerasi program nasional ini juga datang dari Camat Talawi, Uchaq Hardian. Ia mencatat bahwa saat ini terdapat empat unit KDMP yang sedang dibangun di wilayahnya dan ditargetkan tuntas sebelum Agustus 2026.
“Masih ada tujuh KDMP lagi yang diupayakan pembangunannya pada tahap kedua. Yang jelas, kami akan terus mendukung penuh program nasional ini,” tegas Uchaq.






