Ranah

Kloter Terakhir Tiba, PPIH Debarkasi Padang Resmi Tutup Operasional Haji

69
×

Kloter Terakhir Tiba, PPIH Debarkasi Padang Resmi Tutup Operasional Haji

Sebarkan artikel ini
kloter-terakhir-tiba,-ppih-debarkasi-padang-tuntaskan-proses-pemulangan-jemaah-haji-2026
Kloter Terakhir Tiba, PPIH Debarkasi Padang Tuntaskan Proses Pemulangan Jemaah Haji 2026

Padang – Seluruh rangkaian operasional pemulangan jemaah haji Debarkasi Padang musim 1447 H/2026 M resmi berakhir. Kepulangan 286 jemaah dan petugas yang tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 14 di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Sabtu (20/6/2026) dini hari, menjadi penanda tuntasnya misi layanan haji tahun ini.

Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 3814 yang bertolak dari Bandara Internasional Amir Muhammad bin Abdul Aziz, Madinah, mendarat dengan selamat pada pukul 04.42 WIB. Kedatangan rombongan terakhir ini, yang di dalamnya termasuk 101 jemaah lanjut usia, disambut langsung oleh jajaran Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Padang.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat, M. Rifki, merinci bahwa dengan tibanya kloter terakhir ini, total 5.357 jemaah telah kembali ke Tanah Air dari total 5.374 orang yang diberangkatkan.

“Alhamdulillah, Kloter 14 telah tiba dengan selamat. Dengan kedatangan kloter terakhir ini, seluruh rangkaian pemulangan jemaah haji Debarkasi Padang tahun 2026 telah selesai dilaksanakan,” ujar Rifki.

Di balik keberhasilan operasional tersebut, terdapat catatan duka. Sebanyak 10 jemaah Embarkasi Padang dilaporkan wafat selama berada di Tanah Suci, salah satunya adalah Hizbullah Sulan (78), jemaah asal Kota Padang yang mengembuskan napas terakhir di Madinah.

Selain itu, tujuh jemaah lainnya saat ini masih menjalani perawatan intensif di Arab Saudi. Pihak otoritas haji memastikan akan terus memantau kondisi mereka hingga dinyatakan layak untuk menempuh perjalanan udara. “Mereka akan segera dipulangkan ke Tanah Air setelah dinyatakan sehat dan memenuhi syarat untuk menempuh perjalanan udara,” tegasnya.

Rifki memberikan apresiasi tinggi atas sinergi berbagai pihak, mulai dari petugas kloter, tenaga kesehatan, otoritas bandara, maskapai, hingga pemerintah daerah yang dinilai menjadi kunci kelancaran penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

Ia berharap seluruh jemaah yang telah kembali ke daerah masing-masing dapat meraih predikat haji yang mabrur dan mabrurah, serta mampu mengimplementasikan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan bermasyarakat.