RanahTeknologi

Menguasai Bahasa Inggris Mampu Mengoptimalkan Fungsi Kognitif dan Kerja Otak

64
×

Menguasai Bahasa Inggris Mampu Mengoptimalkan Fungsi Kognitif dan Kerja Otak

Sebarkan artikel ini
benarkah-belajar-dapat-mengubah-cara-kerja-otak?
Benarkah Belajar Dapat Mengubah Cara Kerja Otak?

Jakarta – Penguasaan bahasa Inggris terbukti secara ilmiah mampu mengoptimalkan fungsi kognitif otak sekaligus memperluas gerbang peluang karier global.

Data EF English Proficiency Index 2025 menempatkan Indonesia di peringkat ke-80 dari 123 negara, sebuah angka yang menegaskan urgensi akselerasi kemampuan berbahasa asing di tanah air.

Mempelajari bahasa kedua memaksa otak bekerja lebih keras dibandingkan saat menggunakan bahasa ibu.

Proses pengolahan kosakata baru serta penyelarasan struktur kalimat yang rumit memicu fenomena neuroplastisitas secara signifikan.

Mekanisme tersebut memungkinkan otak membentuk koneksi saraf baru sebagai respons atas pembelajaran yang berkelanjutan.

Ketajaman jaringan saraf di dalam otak akan semakin kokoh seiring dengan intensitas latihan bahasa yang dilakukan seseorang.

Individu yang menguasai dua bahasa atau lebih terbukti memiliki fleksibilitas kognitif yang superior.

Kemampuan tersebut membuat seseorang lebih lihai dalam mengelola fokus serta beralih antar tugas secara efisien.

Para ahli pun telah mematahkan mitos yang menyebutkan bahwa pembelajaran bahasa asing hanya efektif jika dilakukan sejak usia muda.

Otak orang dewasa masih menyimpan kemampuan adaptasi tinggi apabila didukung oleh metode pembelajaran yang tepat.

Inovasi teknologi kini memainkan peran krusial melalui kehadiran platform berbasis kecerdasan buatan (AI) yang mampu menyesuaikan materi dengan kebutuhan personal.

President Director EF Efekta English for Adults, Johan Wilhelmsson, menekankan komitmen perusahaannya dalam menyediakan akses pendidikan yang adaptif.

“Teknologi telah mengubah cara jutaan siswa belajar bahasa Inggris; kami ingin memastikan masyarakat Indonesia dapat mengakses pendidikan berkualitas dengan cara yang lebih fleksibel dan relevan dengan perkembangan zaman,” papar Johan.

Pemanfaatan platform berbasis AI diproyeksikan mampu mendongkrak penguasaan bahasa Inggris masyarakat sekaligus memperkuat daya saing mereka di era globalisasi.