Ranah

TP PKK Agam Kunjungi Payakumbuh Perkuat Manajemen Pertanian dan Peternakan Mandiri

57
×

TP PKK Agam Kunjungi Payakumbuh Perkuat Manajemen Pertanian dan Peternakan Mandiri

Sebarkan artikel ini
ketua-tp-pkk-agam-pelajari-pengembangan-ketahanan-pangan-di-koto-panjang-padang-payakumbuh
Ketua TP PKK Agam Pelajari Pengembangan Ketahanan Pangan di Koto Panjang Padang Payakumbuh

Agam – Tim Penggerak PKK Kabupaten Agam melakukan kunjungan kerja ke kawasan perkebunan dan peternakan STA Koba Jaya, Kota Payakumbuh, pada Rabu (24/6).

Langkah ini bertujuan memperkuat ketahanan pangan keluarga melalui pola pengembangan sektor pertanian dan peternakan yang terintegrasi.

Ketua TP PKK Kabupaten Agam, Ny. Merry Benni Warlis, memimpin langsung rombongan yang didampingi jajaran Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) Lubuk Basung.

Agenda utama kunjungan ini difokuskan pada pertukaran ilmu terkait manajemen budidaya hortikultura serta teknik peternakan modern yang berkelanjutan.

Ketua STA Koba Jaya, Syahrul Yondri, menekankan bahwa kedisiplinan dan ketekunan pengelola menjadi faktor krusial dalam keberhasilan sektor pertanian.

“Budidaya cabai sebenarnya tidak sulit jika dilakukan dengan sungguh-sungguh. Yang terpenting adalah memahami prosesnya, mulai dari pemilihan bibit, pemeliharaan tanaman, pemupukan, hingga masa panen,” terang Syahrul.

Terkait sektor peternakan ayam dan sapi, Syahrul menyoroti pentingnya manajemen pakan berkualitas, kebersihan kandang, dan pengawasan kesehatan rutin guna menjamin produktivitas.

“Untuk peternakan, kunci keberhasilannya adalah memahami kebutuhan ternak. Pakan yang baik, perawatan yang tepat, serta pengawasan kesehatan secara rutin akan menghasilkan ternak yang sehat dan produktif,” tambahnya.

Menanggapi pemaparan tersebut, Ny. Merry Benni Warlis mengapresiasi keterbukaan STA Koba Jaya dalam berbagi praktik terbaik yang dinilai sangat relevan bagi kemajuan ekonomi nagari.

Ia berharap pengetahuan yang diperoleh dapat segera diimplementasikan oleh BUMNag Lubuk Basung demi mendongkrak kesejahteraan masyarakat.

“Pengalaman ini menjadi bekal yang berharga bagi BUMNag dan masyarakat untuk mengembangkan usaha pertanian dan peternakan secara lebih optimal,” tegas Ny. Merry.

Kegiatan diakhiri dengan diskusi interaktif serta peninjauan langsung ke area kebun cabai dan fasilitas kandang ternak untuk mempelajari sistem manajemen usaha mandiri.