Padang – Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo merombak besar-besaran struktur kepemimpinan di Polda Sumatera Barat pada 25 Juni 2026.
Langkah strategis ini melibatkan rotasi pada delapan posisi Kapolres dan pergantian lima Pejabat Utama (PJU) guna mengoptimalkan kinerja organisasi.
Penyegaran struktural tersebut merupakan bagian dari upaya pembinaan karier personel serta respons adaptif institusi dalam menghadapi tantangan keamanan yang kian kompleks.
Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menegaskan bahwa mutasi ini merupakan siklus regenerasi rutin di tubuh Polri.
“Ini merupakan hal yang biasa di Polri sebagai bagian dari regenerasi dan untuk menjawab tantangan perkembangan zaman yang semakin kompleks,” ungkap Susmelawati.
Posisi Kapolres Pesisir Selatan kini diemban AKBP Ricky Ricardo, menggantikan AKBP Derry Indra yang promosi menjadi Wadirpamobvit Polda Sumbar.
Jabatan Kapolres Payakumbuh dipercayakan kepada AKBP Irwan Andeta yang sebelumnya bertugas di Korlantas Polri.
AKBP Masnoni resmi menahkodai Polres Agam, sementara kursi Kapolres Pasaman kini ditempati oleh AKBP Adirawa Permana Anggawistara.
Polres Solok Selatan dipimpin oleh AKBP Andreanaldo Ademi setelah sebelumnya menjabat Kapolres Pariaman.
Tongkat estafet kepemimpinan Polres Pariaman kini berpindah tangan kepada AKBP Agung Pranajaya.
AKBP Rini Anggraini resmi menjabat Kapolres Solok, sedangkan AKBP Marwan Fajrin mengemban amanah baru sebagai Kapolres Tanah Datar.
Perombakan di level pejabat utama Polda Sumbar menunjuk Kombes Pol Riki Kurniawan sebagai Dirintelkam.
Posisi Dirsamapta diisi oleh AKBP Andre Anas dan jabatan Karolog kini diduduki Kombes Pol Tunggul Sinatrio.
AKBP Alex Prawira resmi menjabat sebagai Dirpamobvit, sementara jabatan Irwasda Polda Sumbar diisi oleh Kombes Pol Bambang Purwanto.
Seluruh jajaran yang dimutasi dijadwalkan melakukan serah terima jabatan paling lambat 14 hari kerja setelah surat telegram diterbitkan.






