Solok – Pemerintah pusat menggelontorkan dana sebesar Rp161 miliar untuk menuntaskan masalah banjir yang kerap melanda tujuh sungai di Kabupaten Solok, Sumatera Barat.
Proyek infrastruktur skala besar ini mencakup normalisasi di Batang Paninggahan, Batang Muaro Pingai, Batang Sumani, Batang Saniangbaka, Batang Limau, Batang Lembang, dan Batang Gawan.
Anggota Komisi V DPR RI, Zigo Rolanda, memastikan percepatan pembangunan ini saat melakukan peninjauan lapangan di Batang Paninggahan, Selasa (4/8/2026).
Konstruksi di Batang Paninggahan ditargetkan mulai berjalan paling lambat akhir September atau awal Oktober 2026 mendatang.
Zigo berkomitmen untuk mengawal jalannya proyek tersebut agar terhindar dari hambatan teknis yang berpotensi menghambat progres di lapangan.
Gerakan ini merupakan tindak lanjut langsung instruksi Presiden Prabowo Subianto terkait akselerasi pemulihan infrastruktur pascabencana di Sumatera Barat dengan pagu anggaran total Rp17,8 triliun hingga 2029.
Bersamaan dengan proyek tersebut, pemerintah juga memprioritaskan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) melalui dukungan CSR kementerian.
Zigo mengajak masyarakat dan para perantau untuk mendukung kelancaran proyek air bersih dengan mempermudah proses pembebasan lahan yang dibutuhkan.
Hibah lahan bagi kepentingan umum tersebut dipandang sebagai bentuk investasi sosial berharga yang akan dirasakan manfaatnya oleh generasi mendatang.
Di sisi lain, pemerintah juga melakukan lonjakan signifikan pada program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah di tahun 2026.
Kuota bedah rumah untuk wilayah Sumatera Barat tercatat membengkak drastis dari 826 unit pada tahun lalu menjadi 8.471 unit untuk tahun ini.
Kabupaten Solok mendapatkan jatah rehabilitasi perumahan sebanyak 280 unit melalui program stimulus tersebut.
Guna menjaga transparansi, pemerintah mewajibkan verifikasi penerima bantuan melalui unggahan foto kondisi rumah lewat aplikasi khusus.
Inovasi digital ini diterapkan untuk memastikan bantuan benar-benar jatuh ke tangan yang berhak dan menekan angka kesalahan data.
Zigo mendorong sinergi antara pemerintah daerah serta seluruh lapisan masyarakat agar terus mengawasi realisasi berbagai proyek strategis tersebut demi kesejahteraan warga Kabupaten Solok.






