Ranah

Gadut Semarakkan Khatam Al-Qur’an, Sekda Agam Lepas Pawai Santri Naik Bendi

12
×

Gadut Semarakkan Khatam Al-Qur’an, Sekda Agam Lepas Pawai Santri Naik Bendi

Sebarkan artikel ini
12-santri-mdta-sawah-dangka-diarak-naik-bendi,-sekda-agam:-khatam-al-qur’an-fondasi-mewujudkan-generasi-madani
12 Santri MDTA Sawah Dangka Diarak Naik Bendi, Sekda Agam: Khatam Al-Qur’an Fondasi Mewujudkan Generasi Madani

Gadut – Sebanyak 12 santri MDTA Sawah Dangka, Nagari Gadut, merayakan kelulusan pendidikan Al-Qur’an ke-49 dengan pawai bendi mengelilingi kampung pada Minggu (28/6).

Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Dr. Mhd. Lutfi, melepas langsung rombongan santri tersebut di tengah antusiasme warga yang memadati lokasi.

Tradisi pawai khatam Al-Qur’an dinilai Lutfi sebagai warisan budaya yang krusial untuk terus dilestarikan demi menjaga kualitas karakter generasi penerus.

Setiap tahapan pendidikan keagamaan anak memiliki bobot strategis yang setara dengan peristiwa besar seperti kelahiran maupun khitanan.

Momentum ini harus dijaga sebagai tolok ukur pertumbuhan anak sekaligus memastikan standar bacaan Al-Qur’an yang mumpuni.

Penguasaan literasi Al-Qur’an menjadi fondasi utama dalam mewujudkan visi masyarakat Agam yang cerdas, sehat, dan beriman.

Pemerintah Kabupaten Agam berkomitmen penuh mendukung segala bentuk syiar keagamaan demi menciptakan tatanan masyarakat madani.

Lutfi berharap khatam Al-Qur’an hanyalah langkah awal bagi para santri untuk terus mendalami ayat-ayat suci hingga menjadi hafiz.

Proses bimbingan untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup harus terus dilakukan secara berkelanjutan.

Solidaritas yang ditunjukkan warga, ninik mamak, dan orang tua menjadi bukti kuatnya dukungan masyarakat terhadap pembinaan generasi islami di wilayah tersebut.

Sinergi kolektif ini merupakan kunci utama dalam mencetak generasi yang unggul secara intelektual sekaligus memiliki fondasi iman yang kokoh.

Lutfi memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh santri dan orang tua atas keberhasilan menuntaskan fase pendidikan agama yang sangat krusial ini.