Ranah

Pemprov Sumbar Gandeng Tiga Daerah Ajukan Sajunraya Jadi Proyek Strategis Nasional

29
×

Pemprov Sumbar Gandeng Tiga Daerah Ajukan Sajunraya Jadi Proyek Strategis Nasional

Sebarkan artikel ini
sajunraya-diusulkan-jadi-proyek-strategis-nasional,-bupati-sijunjung-tegaskan-dukungan-penuh
Sajunraya Diusulkan Jadi Proyek Strategis Nasional, Bupati Sijunjung Tegaskan Dukungan Penuh

Padang – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat secara resmi mengusulkan koridor Sawahlunto-Sijunjung-Dharmasraya (Sajunraya) menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN).

Komitmen tersebut dikukuhkan melalui penandatanganan kesepakatan bersama di rumah dinas Wakil Gubernur Sumatera Barat pada Senin (6/7).

Kolaborasi ini bertujuan mendorong kawasan Sajunraya menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang diakui oleh pemerintah pusat.

Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, meyakini integrasi tiga wilayah tersebut akan mengakselerasi pembangunan di zona selatan dan timur provinsi.

“Kita ingin pembangunan tidak berjalan sendiri-sendiri, Sawahlunto, Sijunjung, dan Dharmasraya memiliki potensi yang saling melengkapi sehingga manfaatnya jauh lebih besar bagi masyarakat,” ujar Vasko.

Rancangan koridor ini mencakup pengembangan sektor industri, penguatan konektivitas logistik, optimalisasi energi hijau, hingga diversifikasi sektor pariwisata.

Pembangunan proyek tersebut diproyeksikan berperan strategis sebagai magnet investasi sekaligus pembuka lapangan kerja baru bagi warga lokal.

Vasko menekankan pentingnya sinergi antardaerah dalam merampungkan dokumen teknis, regulasi tata ruang, serta harmonisasi kebijakan sebagai syarat mutlak pengajuan PSN.

Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir, menyambut hangat inisiatif tersebut dan berkomitmen penuh untuk memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan.

“Kami siap memberikan dukungan penuh sesuai kewenangan dan kapasitas daerah demi menyukseskan usulan ini,” tegas Benny.

Pemerintah daerah menaruh harapan besar agar status PSN nantinya mampu mengungkit daya saing wilayah secara signifikan.

Proyek ini dipandang sebagai instrumen vital dalam memeratakan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Sumatera Barat.