Ranah

BPJS Kesehatan Ajak Mahasiswa UIN Batusangkar Jadi Agen Literasi JKN

17
×

BPJS Kesehatan Ajak Mahasiswa UIN Batusangkar Jadi Agen Literasi JKN

Sebarkan artikel ini
bpjs-kesehatan-perkuat-literasi-jkn-di-kalangan-mahasiswa-melalui-goes-to-campus
BPJS Kesehatan Perkuat Literasi JKN di Kalangan Mahasiswa Melalui Goes to Campus

Tanah Datar – BPJS Kesehatan mengajak mahasiswa UIN Mahmud Yunus Batusangkar menjadi agen perubahan dalam menyosialisasikan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kepada masyarakat luas.

Gerakan edukatif bertajuk “Goes to Campus” ini dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-58 BPJS Kesehatan.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Payakumbuh, Defiyanna Sayodase, menekankan pentingnya peran generasi muda dalam memperkuat pemahaman publik terhadap sistem jaminan sosial.

Mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) mendapatkan pemahaman mendalam mengenai hak, kewajiban, serta prosedur layanan kesehatan berjenjang.

Dalam kesempatan tersebut, BPJS Kesehatan turut memperkenalkan berbagai terobosan digital bagi peserta.

Layanan seperti aplikasi Mobile JKN, kanal interaktif PANDAWA, hingga Care Center 165 dihadirkan sebagai solusi praktis bagi kebutuhan kesehatan masyarakat era modern.

Inovasi tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman layanan yang semakin mudah, cepat, dan setara bagi seluruh peserta JKN.

Wakil Dekan III FEBI UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Nil Firdaus, menyambut hangat kolaborasi yang membuka wawasan mahasiswa ini.

Pihak kampus berharap sinergi ini berlanjut pada pengembangan riset maupun program kerja sama strategis lainnya di masa depan.

Salah satu peserta, Eva Rahma Yanti BR Saragih, menilai fitur antrean online pada aplikasi Mobile JKN sangat efektif untuk memangkas durasi menunggu di fasilitas kesehatan.

Mahasiswa berusia 21 tahun ini mengaku terbantu karena bisa mendaftar dari rumah dan datang ke fasilitas kesehatan sesuai estimasi waktu yang diberikan.

Ia juga mengajak rekan-rekannya untuk konsisten menjaga status kepesertaan tetap aktif sebagai bentuk semangat gotong royong.

Kontribusi iuran saat sehat dipandang sebagai wujud nyata kepedulian sosial untuk membantu sesama yang sedang memerlukan perawatan medis.