Ranah

Pemkab Agam Percepat Pembangunan 20 Jembatan demi Pacu Pertumbuhan Ekonomi Daerah

19
×

Pemkab Agam Percepat Pembangunan 20 Jembatan demi Pacu Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Sebarkan artikel ini
pemkab-agam-optimalkan-dana-tkd-untuk-bangun-20-jembatan-vital
Pemkab Agam Optimalkan Dana TKD untuk Bangun 20 Jembatan Vital

Agam – Pemerintah Kabupaten Agam mempercepat akselerasi pembangunan 20 paket jembatan sepanjang tahun 2026 untuk menggenjot konektivitas wilayah dan memacu pertumbuhan ekonomi daerah.

Proyek infrastruktur skala prioritas ini disokong melalui kolaborasi pendanaan dari Transfer ke Daerah (TKD), Dana Alokasi Umum (DAU), serta Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Kebencanaan.

Seluruh kegiatan fisik di lapangan telah mulai digarap sejak Juli 2026 pasca-penyelesaian administrasi perencanaan yang komprehensif.

Pemerintah daerah menargetkan seluruh rangkaian pengerjaan jembatan rampung secara menyeluruh sebelum tahun 2026 berakhir.

Fokus utama pembangunan diarahkan pada pembenahan akses vital guna melancarkan mobilitas distribusi hasil pertanian serta sektor perdagangan warga.

Anggaran pembangunan terbesar terserap untuk Jembatan Sini Aia di Malalak Selatan dengan nominal investasi mencapai Rp5,22 miliar.

Posisi kedua ditempati proyek Jembatan Batu Banta di Palembayan yang menelan biaya konstruksi sebesar Rp4,78 miliar.

Pemerintah turut mengalokasikan anggaran masing-masing Rp3,65 miliar untuk pembangunan Jembatan Batang Tumayo di Tanjung Raya dan Jembatan Bukik Batabuah di Canduang.

Penyebaran titik pembangunan dilakukan secara merata ke berbagai kecamatan, termasuk wilayah Tilatang Kamang, IV Koto, Lubuk Basung, hingga Palupuah.

Langkah strategis ini diprioritaskan untuk memulihkan infrastruktur pascabencana sekaligus memperkokoh ketahanan bangunan terhadap potensi risiko di masa depan.

Inisiatif tersebut diharapkan mampu mengintegrasikan koordinasi penanganan kebencanaan lintas instansi serta memulihkan aktivitas ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

Tuntasnya seluruh agenda infrastruktur ini diyakini bakal menciptakan aksesibilitas yang jauh lebih inklusif dan memadai bagi seluruh warga di Kabupaten Agam.