Tokyo – Sony dikabarkan tengah menggodok proyek ambisius berjuluk Project Amethyst sebagai fondasi utama konsol PlayStation 6.
Pengembangan perangkat generasi terbaru ini menitikberatkan pada integrasi kecerdasan buatan atau AI sebagai pilar performa utama.
Arsitek PlayStation, Mark Cerny, dilaporkan memimpin langsung kerja sama teknis bersama AMD untuk merancang arsitektur grafis mutakhir.
Kolaborasi ini secara spesifik membidik optimalisasi machine learning, peningkatan performa ray tracing, serta efisiensi kompresi data yang lebih andal.
Konsol ini digadang-gadang bakal mengadopsi kombinasi CPU arsitektur Zen terbaru dengan GPU RDNA generasi masa depan.
Perpaduan perangkat keras tersebut diproyeksikan mampu menyajikan frame rate tinggi yang dibalut visual dengan tingkat realisme luar biasa.
Teknologi AI akan difungsikan sebagai tulang punggung untuk mendongkrak kualitas grafis secara real-time.
Jaringan saraf tiruan nantinya memungkinkan fitur upscaling yang lebih cerdas serta frame generation yang jauh lebih mulus.
Inovasi tersebut dirancang agar pengalaman bermain gim mampu melampaui limitasi kemampuan perangkat keras konvensional saat ini.
Di sisi lain, publik bersiap menghadapi potensi lonjakan harga yang lebih tinggi dibandingkan peluncuran PlayStation 5.
Analis industri memprediksi banderol harga konsol ini akan menyentuh kisaran US$599 hingga US$699.
Angka tersebut setara dengan Rp10 juta hingga Rp12 juta, dengan risiko kenaikan lebih lanjut jika biaya komponen chip dan memori terus mendaki.
Meski bocoran teknis mulai menyingkap ke publik, seluruh informasi mengenai spesifikasi serta harga masih bersifat spekulatif sampai Sony memberikan pengumuman resmi.






