Limapuluh Kota – Bupati Limapuluh Kota, Safni Sikumbang, meluncurkan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 di Lapangan Bola Objek Wisata Syariah Torang Saribulan, Nagari Sarilamak, Rabu (15/7/2026).
Agenda seremonial tersebut diawali dengan upacara khidmat yang dipimpin langsung oleh Bupati Safni Sikumbang selaku inspektur upacara.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Komandan Kodim 0306/50 Kota Letkol Inf. Adi Nofriadi Nata, unsur Forkopimda, serta tokoh masyarakat setempat.
Pelaksanaan TMMD kali ini menjadi keberlanjutan dari fase Pra-TMMD yang telah dimulai sejak 10 Juni 2026 demi mempercepat akselerasi pembangunan infrastruktur.
Bupati Safni Sikumbang menegaskan bahwa sinergi lintas sektoral antara TNI, pemerintah, dan masyarakat merupakan kunci utama memeratakan pembangunan hingga ke pelosok daerah.
Fokus pengerjaan diarahkan pada pembukaan akses jalan penghubung strategis guna memacu ekonomi lokal, melancarkan distribusi pertanian, dan mendukung sektor pariwisata di Kecamatan Harau.
TMMD juga diposisikan sebagai instrumen krusial dalam memperkokoh semangat gotong royong serta meningkatkan wawasan kebangsaan di masyarakat.
Dansatgas TMMD, Letkol Inf. Adi Nofriadi Nata, mengonfirmasi pengerahan 150 personel gabungan dari TNI, Polri, dan unsur terkait untuk menuntaskan sasaran fisik maupun nonfisik.
Target utama proyek ini meliputi pembukaan jalan baru sepanjang 2.700 meter dengan lebar 7 meter yang menghubungkan Jorong Buluh Kasok dan Jorong Aia Putiah.
Satuan tugas juga akan melakukan penurunan elevasi jalan sepanjang 400 meter, pembangunan jembatan, pemasangan gorong-gorong, serta pengadaan fasilitas sumur bor.
Cakupan program ini turut menyentuh aspek kesejahteraan sosial melalui pembangunan dan rehabilitasi Rumah Layak Huni (RLH) bagi warga yang membutuhkan.
Seluruh rangkaian pekerjaan difokuskan di Jorong Buluh Kasok dengan target penyelesaian tepat waktu melalui dukungan aktif elemen masyarakat.
Bupati bersama jajaran Forkopimda melakukan peninjauan langsung ke lokasi pengerjaan jalan sesaat setelah upacara berakhir untuk mengecek kesiapan teknis.
Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota optimistis kolaborasi ini mampu memperkuat ketahanan wilayah sekaligus memberikan dampak kesejahteraan jangka panjang bagi warga.






