Ranah

Durian Tinggi Salurkan BLT Dana Desa ke Warga

220
×

Durian Tinggi Salurkan BLT Dana Desa ke Warga

Sebarkan artikel ini
nagari-durian-tinggi-salurkan-blt-dd-tahap-terakhir-tahun-2025-kepada-54-orang-kpm
Nagari Durian Tinggi Salurkan BLT DD Tahap Terakhir Tahun 2025 Kepada 54 Orang KPM

Pasaman – Pemerintah Nagari Durian Tinggi, Kecamatan Lubuk Sikaping, kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa. Sebanyak 54 keluarga penerima manfaat (KPM) menjadi sasaran penyaluran tahap terakhir tahun 2025 ini.

Wali Nagari Durian Tinggi, Hendra Gunawan, menjelaskan bahwa BLT Dana Desa yang disalurkan mencakup periode Oktober hingga Desember 2025.

“Setiap KPM menerima Rp 900.000 untuk tiga bulan,” ungkap Hendra, Rabu (10/12/2025).

Hendra Gunawan, yang akrab disapa Dotor, berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan secara bijak. Terutama, untuk memenuhi kebutuhan mendasar seperti pangan, sandang, dan kebutuhan keluarga lainnya.

Dotor juga menyampaikan kemungkinan adanya pengurangan dana desa pada tahun 2026 mendatang. Hal ini sesuai dengan efisiensi anggaran yang tertuang dalam Pasal 20 ayat 7 Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor 108/PMK/2024.

“Penurunan atau penambahan jumlah KPM akan ditetapkan dalam Keputusan Kepala Desa berdasarkan hasil Musyawarah Desa,” terangnya. Hal ini sesuai dengan kriteria yang dimaksud dalam Pasar 18 ayat 2, 3, dan 4.

Prioritas penerima BLT Dana Desa adalah keluarga miskin yang berdomisili di desa tersebut dan terdaftar dalam keluarga desil 1 data pensasaran percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem.

Jika desa tidak memiliki data penduduk miskin yang terdaftar dalam keluarga desil 1, maka calon penerima BLT Dana Desa dapat diambil dari keluarga yang terdaftar dalam keluarga desil 2 hingga desil 4 data pensasaran percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem.

Penyaluran BLT DD ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Nagari Durian Tinggi untuk mendukung stabilitas perekonomian warga, khususnya kelompok rentan.

“Semoga bantuan ini dapat menjadi stimulus positif bagi masyarakat untuk lebih siap menghadapi tantangan ekonomi saat ini,” pungkas Dotor.