Jakarta – Garuda Indonesia Group berhasil melayani lebih dari 1,1 juta penumpang selama periode Angkutan Lebaran 1447 H yang berlangsung pada 14 hingga 29 Maret 2026. Capaian ini mencerminkan kinerja operasional yang positif bagi maskapai Garuda Indonesia dan Citilink.
Secara rinci, maskapai Garuda Indonesia mengangkut 501.336 penumpang melalui 3.297 penerbangan. Sementara itu, Citilink mencatatkan jumlah penumpang sebanyak 681.162 orang dengan total 4.357 penerbangan.
Direktur Operasi Garuda Indonesia, Dani Haikal Iriawan, menyatakan bahwa perusahaan mencatatkan tingkat keterisian penumpang atau seat load factor (SLF) sebesar 86 persen. Menurutnya, angka tersebut menunjukkan konsistensi pertumbuhan permintaan perjalanan udara selama periode Lebaran.
Selain volume penumpang, Garuda Indonesia Group juga mencatatkan tingkat ketepatan waktu penerbangan atau on-time performance (OTP) sebesar 92,08 persen. Capaian ini merupakan angka tertinggi dalam tiga tahun terakhir.
Sebagai perbandingan, tingkat ketepatan waktu pada periode Lebaran 2025 tercatat sebesar 87,12 persen, sedangkan pada Lebaran 2024 berada di angka 86,07 persen. Dani menilai peningkatan ini sebagai cerminan efektivitas operasional maskapai.






