Tanjung Mutiara – Pemerintah Nagari Tiku Selatan, Kabupaten Agam, resmi memulai babak baru pelayanan publik dengan melakukan peletakan batu pertama pembangunan kantor wali nagari yang representatif, Kamis (6/8).
Proyek strategis yang berlokasi di Jorong Pasar Tiku ini diresmikan langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Dr. Mhd. Lutfi, yang hadir mewakili bupati.
Gedung baru tersebut dibangun dengan menyerap anggaran sebesar Rp425 juta yang bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2026.
Kontraktor pelaksana kini memikul tanggung jawab besar untuk merampungkan seluruh tahapan konstruksi dalam kurun waktu 120 hari kalender.
Dr. Mhd. Lutfi memberikan apresiasi mendalam atas kemandirian warga dan pemerintah nagari yang tetap produktif membangun di tengah fase pemulihan pasca bencana hidrometeorologi.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Agam, kami mengapresiasi masyarakat dan Pemerintah Nagari Tiku Selatan yang telah menginisiasi pembangunan kantor wali nagari ini,” tegas Lutfi.
Ia meyakini bahwa kehadiran infrastruktur yang memadai bakal menjadi katalisator bagi peningkatan mutu layanan administrasi dan dinamika kegiatan kemasyarakatan setempat.
Wali Nagari Tiku Selatan, Ismadi, membeberkan bahwa kantor yang selama ini digunakan merupakan bangunan multifungsi peninggalan era lama, seperti bekas Lumbung Pitih Nagari dan kantor Pos.
“Melihat perkembangan kebutuhan pelayanan masyarakat ke depan, sudah saatnya kita memiliki kantor wali nagari yang lebih representatif agar pelayanan bisa lebih optimal,” ungkap Ismadi.
Fokus pengerjaan tahap awal saat ini diprioritaskan pada penyelesaian struktur utama gedung.
Pemerintah nagari juga merancang pelibatan ninik mamak serta seluruh lapisan masyarakat untuk menuntaskan pembangunan lantai dua melalui tradisi gotong royong batagak kudo-kudo.
Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Agam terus mempertegas komitmennya dalam mengakselerasi pemulihan infrastruktur vital seperti jalan, jembatan, hingga jaringan irigasi yang terdampak bencana.
Koordinasi lintas sektor dengan pemerintah pusat terus dilakukan secara intensif demi menjamin keberlanjutan pembangunan fisik maupun pengembangan kapasitas sumber daya manusia di Kabupaten Agam.






