Ranah

Konflik Timur Tengah Ancam Target Devisa Pariwisata Indonesia

157
×

Konflik Timur Tengah Ancam Target Devisa Pariwisata Indonesia

Sebarkan artikel ini
menteri-pariwisata:-konflik-timur-tengah-ancam-devisa
Menteri Pariwisata: Konflik Timur Tengah Ancam Devisa

Jakarta – Sektor pariwisata Indonesia menghadapi ancaman serius akibat eskalasi konflik geopolitik di Timur Tengah. Pemerintah memproyeksikan potensi kehilangan devisa negara mencapai Rp 48,3 triliun hingga Rp 56,5 triliun sepanjang periode 28 Februari hingga 31 Desember 2026.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengungkapkan, jika situasi tersebut terus berlanjut hingga akhir tahun, Indonesia berisiko kehilangan 1,44 juta hingga 1,68 juta kunjungan wisatawan mancanegara. Pernyataan tersebut disampaikan Widiyanti dalam rapat kerja bersama Komisi VII DPR RI di Jakarta, Rabu, 1 April 2026.

Data Kementerian Pariwisata menunjukkan bahwa dalam kurun waktu 28 Februari hingga 28 Maret 2026, sebanyak 770 penerbangan dari enam titik keberangkatan di Timur Tengah menuju Indonesia terpaksa dibatalkan. Wilayah tersebut mencakup Abu Dhabi, Doha, Dubai, Jeddah, Madinah, dan Muscat.

Pembatalan massal ini berdampak langsung pada hilangnya 60.752 wisatawan dengan kerugian devisa mencapai