Ranah

Ferry Juliantono Dorong PLTS untuk Koperasi Desa 3T

84
×

Ferry Juliantono Dorong PLTS untuk Koperasi Desa 3T

Sebarkan artikel ini
menkop-siapkan-plts-untuk-koperasi-merah-putih-di-pelosok
Menkop Siapkan PLTS untuk Koperasi Merah Putih di Pelosok

Jakarta – Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyoroti masih banyak desa dan kelurahan, terutama di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), yang belum memiliki pasokan listrik andal di tengah percepatan pendirian Koperasi Merah Putih. Ia menilai energi surya dapat menjadi solusi untuk memperluas akses listrik di wilayah yang hingga kini masih terbatas penerangannya.

“Dengan penggunaan energi berbasis tenaga surya kita bisa menyelesaikan masalah-masalah di desa dalam hal akses tenaga listrik di mana jumlah desa yang terbatas akses listriknya tidak sedikit,” kata Ferry dalam keterangan tertulis, Senin, 20 April 2026.

Pernyataan itu disampaikan Ferry usai menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman antara Kementerian Koperasi dan PT Energy Absolute Green X Indonesia. Kesepakatan tersebut mencakup percepatan penyediaan energi terbarukan berbasis Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) skala mikro berkapasitas 0,5 Mega Watt/MW.

PLTS itu nantinya akan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan listrik Koperasi Desa Merah Putih, terutama di desa atau kelurahan yang berada di wilayah terpencil. Melalui nota kesepahaman itu, kedua pihak juga sepakat menyusun kajian komprehensif mengenai pembangunan dan pengoperasian sistem energi surya yang terintegrasi dengan penyimpanan energi.

Kerja sama tersebut juga meliputi fasilitasi distribusi energi di tingkat desa dan kelurahan melalui Koperasi Merah Putih, serta pengembangan dan penerapan model bisnis berkelanjutan. Ferry berharap kesepakatan ini segera ditindaklanjuti melalui proyek percontohan agar dapat direplikasi secara luas di berbagai daerah Indonesia.

Politikus Gerindra itu menilai PLTS dapat menjadi jawaban bagi desa dan kelurahan yang masih menghadapi keterbatasan akses listrik. “PLTS ini bisa dikelola dan dimanfaatkan oleh koperasi-koperasi terutama KDKMP,” ujarnya.

Ferry menambahkan, Kementerian Koperasi sebelumnya telah menguji implementasi PLTS skala mikro bersama PT Pertamina New and Renewable Energy (NRE) di Pulau Sembur, Kelurahan Galang Baru, Kota Batam, Kepulauan Riau. Dalam proyek percontohan tersebut, pemerintah meluncurkan PLTS berkapasitas 100 Watt.

Untuk mendukung operasionalisasi Koperasi Merah Putih, Ferry juga membuka peluang bagi berbagai pihak yang ingin terlibat dalam percepatan pemenuhan listrik bagi desa atau kelurahan yang masih terbatas akses energinya.

Sementara itu, Executive Chairman PT Energy Absolute Green X Indonesia Justin Joel mengatakan koperasi memiliki potensi besar sebagai medium transformasi energi sekaligus membuka akses investasi yang lebih luas dan inklusif di Indonesia. Dalam kerja sama ini, perusahaannya berperan sebagai mitra strategis dalam penyediaan keahlian teknis, pengembangan teknologi, dan dukungan investasi di sektor energi terbarukan.