Payakumbuh – Chairul Mufti terpilih memimpin Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Payakumbuh untuk masa bakti 2026-2030 setelah meraih suara terbanyak dalam Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) yang digelar di Aula Kantor Wali Kota Payakumbuh, 25 April 2026.
Dalam pemilihan yang berlangsung demokratis, Chairul mengantongi 34 suara. Dua kandidat lainnya, Armen Faindal dan Jeffri Ricardo Magno, masing-masing memperoleh 6 suara dan 5 suara. Total 45 suara masuk dalam pemilihan tersebut.
Musorkot itu turut dihadiri Wakil Ketua III KONI Sumbar Editiawarman, Ketua Bidang Binpres Dr. Risky Syahputra, Ketua Bidang Sarpras Azwar Akip, dan Humas Ridho Syarlinto. Hadir pula Asisten Pemerintahan Pemko Payakumbuh Novriwandi, Ketua DPRD Kota Payakumbuh Wirman Putra, Kadispora Kota Payakumbuh Yunida Fatwa, serta Ketua KONI Payakumbuh masa bakti 2022-2026 Yengki Oktrio.
Editiawarman menilai proses regenerasi di tubuh KONI Payakumbuh berjalan baik. Ia menyebut dari tujuh orang yang menyatakan minat, empat sempat mendapat dukungan cabang olahraga, sementara tiga lainnya mengembalikan formulir.
“Ini artinya banyak calon pemimpin olahraga Kota Payakumbuh ke depan. Apalagi yang maju saat ini masih muda-muda,” ujarnya.
Ia menegaskan, siapa pun yang terpilih merupakan pilihan bersama. Karena itu, ia mengajak seluruh pihak mendukung pengurus baru sekaligus menyukseskan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026.
“Kami yakin siapapun yang terpilih pada hakikatnya adalah pilihan kita bersama. Mari kita dukung dan sukseskan pengurus baru ke depan, serta paling penting juga sukseskan Pekan Olahraga Provinsi 2026,” katanya.
Editiawarman juga menyinggung kesiapan pelaksanaan Porprov Sumbar yang sudah delapan tahun tidak digelar. Menurut dia, steering committee dan organizing committee telah memaksimalkan seluruh persiapan.
Ia mengatakan, hingga kini sudah ada empat kabupaten dan kota yang dipastikan menjadi tuan rumah Porprov, dari sebelumnya 12 daerah yang semula berminat.
“Sudah 4 daerah yang clear. Payakumbuh jangan sampai tertinggal pula untuk menjadi tuan rumah Porprov,” ujarnya.
Sementara itu, Chairul Mufti menekankan pentingnya persatuan usai pemilihan. Ia mengajak semua pihak kembali bergandeng tangan untuk memajukan olahraga Payakumbuh.
“Setelah kita bertanding dan menentukan pilihan, saatnya kita bersatu untuk membangun olahraga Payakumbuh ke depan,” ujarnya.
Chairul mengatakan langkah awal yang akan dilakukan adalah mempersiapkan kontingen menghadapi Porprov 2026. Setelah itu, ia akan segera menyusun kepengurusan dengan melibatkan seluruh elemen agar organisasi memiliki kekuatan yang solid.
“Visi jangka pendek kita adalah mempersiapkan Porprov 2026 secara maksimal. Kemudian, segera menyusun kepengurusan yang inklusif dan mewakili semua unsur,” tambahnya.
Terpilihnya Chairul Mufti diharapkan menjadi dorongan baru bagi pembinaan dan prestasi olahraga Kota Payakumbuh, baik di tingkat provinsi maupun nasional.






