Pulau Punjung – Masyarakat di Kecamatan Asam Jujuhan, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, kini menikmati tingkat kesejahteraan yang kompetitif dengan capaian pendapatan per kapita mencapai Rp65 juta per tahun. Sektor perkebunan kelapa sawit dan karet menjadi motor utama yang menggerakkan roda ekonomi di wilayah tersebut.
Camat Asam Jujuhan, Mashuri Thaib, mengungkapkan bahwa stabilitas ekonomi warga ditopang oleh pengelolaan lahan perkebunan seluas kurang lebih 6.000 hektare. Lahan tersebut menjadi tumpuan hidup bagi 9.947 jiwa penduduk yang tersebar di lima nagari dan 22 jorong.
“Pendapatan masyarakat ditopang oleh sektor perkebunan kelapa sawit dan karet. Saat ini, harga kelapa sawit yang sangat menjanjikan turut memberikan dampak positif bagi daya beli warga,” ujar Mashuri saat memberikan keterangan bersama Kasi Ekbang, Deni Helwandi Putra, Jumat (18/6/2026).
Meskipun secara geografis wilayah seluas 485,41 kilometer persegi ini berjarak cukup jauh dari pusat pemerintahan kabupaten, yakni sekitar 95 kilometer, hal tersebut tidak menyurutkan produktivitas ekonomi setempat. Pemerintah kecamatan optimistis tren positif ini akan terus berlanjut dan berdampak pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan.
Guna menjaga momentum pertumbuhan tersebut, pemerintah setempat berkomitmen mempererat kolaborasi dengan para pelaku usaha dan seluruh elemen masyarakat. Berbagai program pemberdayaan ekonomi akan terus dioptimalkan untuk memastikan pemerataan kesejahteraan yang berkelanjutan di seluruh wilayah Asam Jujuhan.






