Ranah

Sumbar Tuntaskan Seleksi Kafilah Menuju MTQ Nasional XXXI

70
×

Sumbar Tuntaskan Seleksi Kafilah Menuju MTQ Nasional XXXI

Sebarkan artikel ini
57-kafilah-terpilih,-sumbar-siapkan-mental-juara-menuju-mtq-nasional
57 Kafilah Terpilih, Sumbar Siapkan Mental Juara Menuju MTQ Nasional

Padang – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menuntaskan seleksi kafilah untuk Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional XXXI yang akan digelar di Semarang pada 11-20 September 2026. Tahap ini menjadi pijakan awal untuk mematangkan persiapan kontingen Sumbar menuju ajang nasional tersebut.

Gubernur Sumbar melalui Kepala Biro Kesra Setdaprov Sumbar, Edi Dharma, menegaskan bahwa seleksi bukan akhir dari proses, melainkan awal pembinaan yang lebih intensif. Ia menyebut hasil seleksi harus menjadi titik tolak untuk membentuk kafilah yang lebih siap dan kompetitif.

“Proses seleksi ini adalah titik tolak untuk mempersiapkan kafilah agar lebih matang dan mampu meraih hasil terbaik,” kata Edi.

Ia juga menyoroti pentingnya membangun mental juara, tidak hanya bagi para kafilah, tetapi juga pelatih dan tim pendamping. Menurut dia, keberhasilan di MTQ tidak semata ditentukan kemampuan teknis, melainkan juga kesiapan psikologis dan kedisiplinan latihan.

“Tidak ada pilihan lain selain siap menjadi pemenang. Mentalitas juara harus dibangun sejak sekarang,” ujarnya.

Sebanyak 163 peserta mengikuti seleksi selama tiga hari, Senin hingga Rabu (28-30/4/2026). Para peserta merupakan perwakilan terbaik daerah yang pernah meraih prestasi pada MTQ Nasional ke-30, STQ Nasional 2025, MTQ Sumbar ke-41 di Bukittinggi, serta sejumlah ajang nasional lainnya.

Setelah melalui penilaian ketat, panitia menetapkan 57 peserta terbaik untuk tampil pada 28 cabang dan golongan lomba di MTQ Nasional. Edi mengingatkan bahwa status sebagai kafilah terpilih membawa tanggung jawab besar untuk menjaga nama baik Sumbar.

“Jika tidak ada perkembangan signifikan, peluang pergantian tetap terbuka. Kita ingin yang berangkat benar-benar siap,” katanya.

Ia turut mengapresiasi tim seleksi dari LPTQ Pusat, LPTQ Sumbar, para pelatih, dan panitia yang terlibat dalam proses tersebut. Menurut Edi, kerja bersama seluruh pihak menjadi modal penting dalam menyiapkan kafilah terbaik bagi Sumbar.

“Kerja keras semua pihak menjadi fondasi dalam menyiapkan kafilah terbaik. Ini kerja kolektif untuk mengharumkan nama daerah,” ujarnya.

Lebih jauh, Edi menilai MTQ bukan sekadar arena perlombaan, tetapi juga wahana memperkuat syiar Al-Qur’an dan membentuk generasi berkarakter. Ia mengatakan MTQ menjadi ruang untuk menunjukkan kecintaan kepada Al-Qur’an sekaligus mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.

“MTQ menjadi ruang menunjukkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan mengamalkan nilainya dalam kehidupan,” katanya.

Pemprov Sumbar memastikan pembinaan terhadap para kafilah akan terus berlanjut melalui pemusatan latihan sebelum keberangkatan. “InsyaAllah akan digelar tiga kali pemusatan latihan, dua kali tatap muka dan satu kali daring,” kata Edi.