Ranah

Ketua DWP Agam Ajak Perempuan Perkuat Ketahanan Pangan Keluarga Mandiri

61
×

Ketua DWP Agam Ajak Perempuan Perkuat Ketahanan Pangan Keluarga Mandiri

Sebarkan artikel ini
ketahanan-pangan-keluarga-dimulai-dari-rumah,-ketua-dwp-agam-dorong-peran-aktif-perempuan
Ketahanan Pangan Keluarga Dimulai Dari Rumah, Ketua DWP Agam Dorong Peran Aktif Perempuan

Lubuk Basung – Ketahanan pangan nasional tidak hanya bergantung pada kebijakan makro, melainkan berhulu pada kemandirian setiap rumah tangga. Perempuan memegang peran sentral sebagai garda terdepan dalam memastikan ketersediaan asupan bergizi bagi keluarga di tengah dinamika ekonomi saat ini.

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Agam, Ny. Yenni Lutfi, menekankan urgensi tersebut dalam pertemuan bulanan DWP di aula kantor Bupati Agam, Selasa (9/6). Mengangkat tema “Peran Perempuan dalam Peningkatan Ketahanan Pangan Keluarga”, forum ini mendorong pergeseran paradigma bahwa urusan pangan merupakan tanggung jawab kolektif yang dimulai dari lingkup terkecil.

“Benteng pertahanan pangan yang paling kuat sesungguhnya berada di rumah. Di sanalah peran perempuan, khususnya para ibu, menjadi penentu utama,” ujar Yenni.

Menurutnya, ibu mengemban tanggung jawab multifungsi, mulai dari manajemen keuangan hingga pemenuhan gizi harian. Di tengah fluktuasi harga pangan, kreativitas dalam mengelola kebutuhan rumah tangga menjadi kunci stabilitas ekonomi keluarga.

Salah satu langkah konkret yang didorong adalah optimalisasi pekarangan rumah. Pemanfaatan lahan terbatas untuk menanam sayuran, cabai, maupun tanaman obat keluarga dinilai efektif menekan pengeluaran sekaligus menjamin ketersediaan bahan pangan yang lebih sehat.

“Langkah kecil seperti menanam di pekarangan memberikan manfaat besar bagi ketahanan pangan keluarga sekaligus membantu efisiensi ekonomi rumah tangga,” imbuhnya.

Dalam pertemuan tersebut, Rita Delfianti dari Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Agam turut memberikan edukasi teknis terkait pengelolaan pangan. Yenni berharap, seluruh anggota DWP dapat mengimplementasikan pengetahuan tersebut guna menciptakan keluarga yang sehat, berkualitas, dan memiliki kondisi ekonomi yang lebih stabil.

Selain isu pangan, pertemuan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat peran organisasi dalam mendukung program pemerintah daerah di sektor pendidikan, ekonomi, serta sosial budaya. Yenni mengajak seluruh pengurus untuk terus meningkatkan kapasitas diri dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat luas.

“Mari kita terus bergerak bersama, berkarya, dan memberikan dampak nyata bagi keluarga serta masyarakat,” pungkasnya.