Lubuk Basung – Tongkat estafet kepemimpinan Polres Agam resmi berpindah tangan dari AKBP Muari kepada AKBP Masnoni dalam prosesi pisah sambut yang berlangsung khidmat di Aula Wibisono, Kamis (30/7).
Pergantian pucuk pimpinan ini menjadi momentum penguatan kolaborasi strategis antara jajaran kepolisian dan Pemerintah Kabupaten Agam.
Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal, menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi AKBP Muari selama 16 bulan 16 hari mengabdi di wilayah tersebut.
Iqbal menilai kontribusi AKBP Muari sangat signifikan, terutama dalam menjaga stabilitas keamanan, mendukung agenda pembangunan, hingga penanganan bencana alam.
“Berbagai kontribusi telah diberikan, baik dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah, mendukung program pembangunan daerah, penanganan bencana maupun pembinaan masyarakat,” tegas Iqbal.
Dalam kesempatan tersebut, Iqbal berharap Kapolres baru, AKBP Masnoni, mampu segera beradaptasi dengan dinamika geografis serta kearifan lokal masyarakat Agam.
Sinergi lintas sektoral antara Polri, TNI, dan unsur Forkopimda kini menjadi kunci utama dalam mewujudkan daerah yang sejahtera dan madani.
Menanggapi amanah baru tersebut, AKBP Masnoni menegaskan komitmennya untuk mengedepankan pendekatan humanis dan profesional dalam menjalankan tugas.
“Kapolri memberikan amanah ini kepada saya, ini merupakan tanggung jawab besar yang hanya dapat dilaksanakan dengan dukungan masyarakat dan seluruh personel,” ujar Masnoni.
Sebagai sosok yang baru bertugas di Sumatera Barat, ia bertekad membuka ruang komunikasi seluas-luasnya dengan seluruh lapisan masyarakat tanpa sekat.
Sementara itu, AKBP Muari menutup masa baktinya dengan pesan agar jalinan silaturahmi dan sinergi yang telah terbangun tetap terjaga dengan baik.
“Ini bukan waktu yang pendek, selama menjabat kita telah memberikan apa pun yang bisa dilakukan untuk masyarakat dan daerah ini,” pungkas Muari.






