Ranah

BPBD Padang Kebut Persiapan Jambore 700 Relawan KSB Tahun 2026

69
×

BPBD Padang Kebut Persiapan Jambore 700 Relawan KSB Tahun 2026

Sebarkan artikel ini
700-relawan-ikuti-jambore-ksb-kota-padang-2026-di-lubuk-minturun
700 Relawan Ikuti Jambore KSB Kota Padang 2026 di Lubuk Minturun

Padang – Sebanyak 700 relawan Kelompok Siaga Bencana (KSB) se-Kota Padang akan memusatkan kegiatan di Bumi Perkemahan ABG, Lubuk Minturun, pada 12-14 Juni 2026. Jambore ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kota Padang untuk memperkuat koordinasi serta meningkatkan kapasitas mitigasi bencana di tingkat akar rumput.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Hendri Zulviton, mengungkapkan bahwa pihaknya tengah mengintensifkan persiapan teknis di lokasi perhelatan. Fokus utama saat ini mencakup penataan area perkemahan, penyediaan fasilitas simulasi, hingga manajemen logistik bagi ratusan peserta.

“Persiapan terus berjalan intensif. Kami ingin memastikan seluruh kebutuhan terpenuhi agar kegiatan ini berlangsung aman, lancar, dan memberikan dampak nyata bagi para relawan,” ungkap Hendri.

Lebih dari sekadar pertemuan rutin, ajang ini dirancang sebagai wadah pengasahan keterampilan teknis kebencanaan yang krusial. Para relawan dijadwalkan mengikuti serangkaian pelatihan intensif, mulai dari manajemen posko darurat, pertolongan pertama gawat darurat (PPGD), teknik pengoperasian gergaji mesin, hingga penguasaan perangkat komunikasi radio. Selain aspek teknis, agenda ini juga menyisipkan aksi pengabdian masyarakat di sekitar area perkemahan.

Hendri menegaskan, relawan KSB merupakan garda terdepan yang berinteraksi langsung dengan warga saat situasi darurat terjadi. Oleh karena itu, penguatan kompetensi dan solidaritas antaranggota menjadi prioritas utama dalam membangun sistem ketangguhan bencana di Kota Padang.

“KSB adalah ujung tombak di lapangan. Peningkatan kapasitas dan kekompakan mereka adalah kunci dalam membangun ketangguhan masyarakat menghadapi potensi bencana,” tegasnya.

Perhelatan akbar ini sekaligus menjadi cerminan komitmen Pemerintah Kota Padang dalam menciptakan lingkungan yang tangguh terhadap ancaman bencana. Rencananya, Wali Kota Padang dijadwalkan hadir langsung untuk membuka rangkaian kegiatan edukatif tersebut.