Bondowoso – Kabar gembira bagi petani di Desa Suco Lor, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur. Akses jalan usaha tani (JUT) kini mempermudah mobilitas ke lahan pertanian, meningkatkan produktivitas dan efisiensi kerja.
JUT ini tak hanya membuka akses fisik, tapi juga menekan biaya operasional dan mengurangi beban tenaga kerja. Contohnya, panen tomat dari 1.000 tanaman yang biasanya butuh empat orang, kini cukup dua orang karena motor bisa masuk ke lahan.
Petani dapat mengangkut hasil panen sendiri dengan kendaraan yang lebih dekat ke area tanam, tanpa bergantung pada tenaga angkut. Efisiensi ini dirasakan langsung oleh para petani. “Petani senang karena motor bisa masuk sampai ke sawah,” kata Hidayat Jati, seorang petani, Jumat (12/7/2025).
Sugianto, petani lainnya, mengaku semangatnya meningkat sejak akses jalan diperbaiki. “Tentu saja keberadaan jalan ini membuat potensi penghasilan petani semakin meningkat. Jalan mulus, fulus makin maknyus,” ujarnya.
JUT merupakan program PT East West Seed Indonesia (Ewindo), perusahaan benih sayuran hibrida Cap Panah Merah. Senior GM HR and Corporate Secretary Ewindo, Faisal Reza, menjelaskan bahwa program ini adalah bagian dari komitmen jangka panjang untuk mendampingi petani mencapai ‘Panen Makmur’.
Faisal Reza menambahkan, visi ini mewujudkan produktivitas, keberlanjutan, dan kesejahteraan petani yang berjalan beriringan. “Komitmen ini dijalankan melalui enam prinsip utama,” jelasnya pada Jumat (12/7/2025). Keenam prinsip itu meliputi pelayanan unggul, varietas benih sayur sesuai kondisi lokal dan kebutuhan pasar, pemanfaatan sumber daya alam yang sadar lingkungan, integrasi teknologi inovatif, penyelarasan dengan kondisi lingkungan lokal, dan mendorong faktor pendukung sistem pertanian hortikultura berkelanjutan.






