Padang – Bencana hidrometeorologi yang menerjang Sumatera Barat beberapa waktu lalu menyisakan duka mendalam bagi warga. Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, menjadi salah satu wilayah yang paling parah terdampak banjir bandang.
Sebagai bentuk kepedulian, PanenNews di bawah naungan PT Tangguh Media Nusantara menyalurkan bantuan kepada masyarakat Koto Tangah. Bantuan yang diberikan berupa 10 ton beras dan 600 kardus mie instan.
“Kami hadir untuk meringankan beban masyarakat terdampak,” ujar Direktur Operasional PanenNews, Ali Ma’arif, usai meninjau kondisi masyarakat di Lubuk Minturun, Kota Padang, Selasa (2/12).
Ali menjelaskan, bantuan ini merupakan wujud empati dari korporasi swasta kepada masyarakat Kota Padang yang tertimpa musibah. Banyak rumah dan fasilitas umum yang rusak, serta adanya korban jiwa akibat banjir bandang ini.
Camat Koto Tangah, Fizlan Setiawan, mengapresiasi bantuan yang diberikan. Ia mengatakan, warganya sangat membutuhkan uluran tangan banyak pihak pascabencana.
Fizlan menjelaskan, sekitar 9.700 kepala keluarga (KK) di Koto Tangah terdampak banjir bandang. Khusus di Kelurahan Lubuk Minturun, terdapat sekitar 2.335 KK yang terdampak.
“Bantuan ini akan kami bagikan kepada masyarakat terdampak sesuai data dari kelurahan masing-masing,” jelasnya.
Banjir bandang di Kota Padang menyebabkan 12 orang meninggal dunia, 2 orang luka-luka, 4.456 jiwa mengungsi, dan total 27.153 jiwa terdampak yang tersebar di 10 kecamatan.






