RanahTeknologi

Astronaut Bawa Ponsel: NASA Ubah Aturan Misi Luar Angkasa

149
×

Astronaut Bawa Ponsel: NASA Ubah Aturan Misi Luar Angkasa

Sebarkan artikel ini
bukan-film-sci-fi,-astronaut-nasa-kini-pakai-smartphone-di-luar-angkasa
Bukan Film Sci-Fi, Astronaut NASA Kini Pakai Smartphone di Luar Angkasa

Jakarta – NASA mengizinkan astronaut membawa ponsel pintar pribadi dalam misi luar angasa berawak. Keputusan ini menandai perubahan signifikan dari kebijakan sebelumnya yang mengandalkan kamera khusus.

Kebijakan baru ini akan dimulai pada misi Crew-12 ke ISS dan misi Artemis II, yang dijadwalkan meluncur pada Maret 2026.

Administrator NASA, Jared Isaacman, menyatakan bahwa penggunaan ponsel pintar akan memberikan fleksibilitas lebih bagi kru dalam mendokumentasikan misi.

“Kami memberikan kru alat untuk menangkap momen spesial bagi keluarga mereka dan berbagi gambar serta video yang menginspirasi dengan dunia,” ujar Isaacman, seperti dikutip dari QZ, Selasa (10/2/2026).

NASA menilai smartphone menawarkan teknologi kamera canggih dalam perangkat ringkas yang sudah akrab digunakan astronaut. Hal ini juga mempercepat proses kualifikasi perangkat keras.

Smartphone dinilai mampu mendukung dokumentasi ilmiah dan visual tanpa mengganggu jadwal misi yang padat.

Kebijakan ini berpotensi menjadikan Artemis II sebagai misi berawak pertama ke orbit Bulan sejak 1972 yang terdokumentasi menggunakan ponsel pintar.

Meskipun demikian, NASA menegaskan bahwa penggunaan perangkat pribadi tetap berada di bawah aturan keselamatan misi yang ketat, dengan prioritas utama pada integritas operasional.

Ponsel pintar modern seperti iPhone atau flagship Samsung menawarkan keunggulan melalui integrasi sensor canggih, stabilisasi gambar, dan lensa ultra-wide.

Keluasan fungsi ini memungkinkan kru menangkap momen spontan tanpa mengganggu jadwal tugas misi yang padat. Penggunaan perangkat yang sudah sehari-hari dipakai juga mengurangi ketergantungan pada peralatan khusus yang lebih berat dan rumit.

Meskipun ponsel pintar pernah mencapai ruang angkasa dalam misi komersial, ini merupakan pertama kalinya perangkat pribadi disetujui untuk misi resmi pemerintah. Hal ini memberikan dimensi baru bagi dokumentasi misi utama NASA di masa depan.