Ranah

Balai Bahasa Sumbar Anugerahi Tokoh, Perbarui Laman Resmi

152
×

Balai Bahasa Sumbar Anugerahi Tokoh, Perbarui Laman Resmi

Sebarkan artikel ini
apresiasi-anugerah-kata-2025-:-balai-bahasa-luncurkan-pembaruan-laman-dan-pencapaian-setahun-terakhir
APRESIASI ANUGERAH KATA 2025 : Balai Bahasa Luncurkan Pembaruan Laman dan Pencapaian Setahun Terakhir

Padang – Balai Bahasa Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) meluncurkan laman resmi terbaru mereka.

Peluncuran laman baru ini bertepatan dengan Taklimat Media 2025, yang merupakan bagian dari rangkaian acara Anugerah Kata Bahasa Sumbar 2025.

Kepala Balai Bahasa Sumbar, Rahmat, menjelaskan bahwa pembaruan laman ini dilakukan karena tampilan dan fungsi situs sebelumnya dianggap sudah ketinggalan zaman.

“Laman yang lama sering dianggap tidak mengikuti perkembangan. Oleh karena itu, sebelum Anugerah Kata diluncurkan, kami memprioritaskan pembaruannya,” ujar Rahmat, Kamis (11/12).

Laman baru ini dirancang agar lebih ramah pengguna, responsif, dan memudahkan akses publik terhadap data, kegiatan, serta layanan kebahasaan.

Puncak acara ini adalah penganugerahan Anugerah Kata Bahasa Sumbar 2025 kepada tokoh-tokoh yang berjasa dalam bidang bahasa dan sastra.

Prof Nadra, seorang akademisi yang dikenal atas penelitian linguistik Minangkabau dan dedikasinya dalam pengembangan pedoman kebahasaan, menerima penghargaan sebagai Tokoh Kebahasaan tahun ini.

Sementara itu, Gus TF Sakai, sastrawan kelahiran Payakumbuh yang dikenal melalui karya-karya cerpen dan novel yang kuat secara estetik serta tajam dalam mengangkat persoalan sosial-budaya, menerima penghargaan Tokoh Sastra.

Hasbunallah Haris dinobatkan sebagai Penulis Muda Berbakat 2025, karena dinilai memiliki gaya penulisan yang segar dan menjanjikan.

Harian Haluan menerima penghargaan Media Cetak Peduli Bahasa dan Sastra.

“Media massa memegang peran penting dalam ekosistem bahasa. Harian Haluan selama ini tidak hanya mengabarkan peristiwa, tetapi juga menjadi mitra strategis dalam menyebarluaskan nilai-nilai literasi,” kata Rahmat.

Dalam taklimat media tersebut, Balai Bahasa juga memaparkan capaian selama setahun terakhir, termasuk peningkatan layanan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) dan pendampingan komunitas literasi.