Ranah

Chandra Asri Akuisisi SPBU Singapura, Perluas Jaringan Bisnis

227
×

Chandra Asri Akuisisi SPBU Singapura, Perluas Jaringan Bisnis

Sebarkan artikel ini
chandra-asri-akuisisi-spbu-esso-di-singapura
Chandra Asri Akuisisi SPBU Esso di Singapura

Singapura – PT Chandra Asri Pacific Tbk (Chandra Asri Group) melebarkan sayap bisnisnya ke sektor hilir energi.

Langkah ini ditandai dengan akuisisi jaringan SPBU Esso milik ExxonMobil di Singapura.

Akuisisi dilakukan melalui special purpose vehicle (SPV) di bawah anak usaha yang sepenuhnya dimiliki Chandra Asri.

Presiden Direktur & CEO Chandra Asri Group, Erwin Ciputra, menyebut ekspansi ini sebagai langkah strategis.

“Ekspansi ke bisnis bahan bakar ritel di Singapura adalah langkah strategis untuk membangun platform pertumbuhan regional yang terintegrasi,” kata Erwin dalam keterangan resmi, Sabtu (25/10/2025).

Menurutnya, aksi korporasi ini merupakan bagian dari rencana ekspansi jangka panjang Chandra Asri Group.

Tujuannya adalah memperkuat posisi sebagai penyedia solusi energi dan infrastruktur terintegrasi di Asia Tenggara.

Akuisisi ini disebut sebagai tonggak penting dalam membangun ekosistem energi dan mobilitas yang lebih kuat di kawasan.

Erwin menambahkan, jaringan ritel Esso dan iklim usaha yang stabil di Singapura memberikan fondasi kuat bagi Chandra Asri untuk memperluas portofolio energi dan infrastruktur.

“Bersama Aster, kami ingin memperkuat ketahanan energi dan daya saing Singapura sebagai pusat energi terdepan di kawasan,” imbuhnya.

Dalam transaksi ini, perusahaan tetap mempertahankan merek Esso dan membeli bahan bakar dari ExxonMobil.

Seluruh program loyalitas pelanggan, termasuk poin dan kartu anggota, akan tetap berlaku tanpa perubahan.

“Proses akuisisi ini masih menunggu persetujuan dari otoritas terkait dan ditargetkan rampung pada akhir tahun 2025,” pungkas Erwin.

Sebagai informasi, Chandra Asri Group merupakan perusahaan energi, kimia, dan infrastruktur terintegrasi yang berdiri sejak 1989.

Chandra Asri memiliki kompleks petrokimia terbesar di Indonesia yang berlokasi di Cilegon, Banten.

Di Bursa Efek Indonesia, Chandra Asri dikendalikan oleh konglomerat Prajogo Pangestu melalui PT Barito Pacific Tbk yang memegang sekitar 34,6 persen saham.

Mitra strategis asingnya adalah SCG Chemicals Company Limited (SCGC) dari Thailand dengan porsi kepemilikan sekitar 30,6 persen.

Sisanya dimiliki oleh PT Top Investment Indonesia (15 persen), Marigold Resources Pte Ltd (3,9 persen), serta investor publik dan institusi lainnya.