EkonomiPolitikRanah

Dana Makan Bergizi Bergeser, Peremajaan Tanaman Jadi Prioritas?

314
×

Dana Makan Bergizi Bergeser, Peremajaan Tanaman Jadi Prioritas?

Sebarkan artikel ini
dana-rp-70-t-makan-bergizi-gratis-akan-dialihkan-untuk-peremajaan-tanaman
Dana Rp 70 T Makan Bergizi Gratis Akan Dialihkan untuk Peremajaan Tanaman

Jakarta – Pemerintah berencana mengalihkan dana program makan bergizi gratis (MBG) senilai Rp 70 triliun.

Dana tersebut akan dialokasikan untuk peremajaan tanaman komoditas unggulan.

Deputi Bidang Koordinasi Usaha Pangan dan Pertanian Kementerian Koordinator Pangan, Widiastuti, menyampaikan hal ini di Jakarta, Kamis (23/10/2025).

Widiastuti menjelaskan, keputusan final terkait penggunaan dana yang dikembalikan Badan Gizi Nasional (BGN) kepada Presiden Prabowo Subianto masih dalam pembahasan.

Pengembalian dana ini disebabkan potensi tidak terserapnya anggaran pada tahun ini.

“Ada dalam pembahasan, jadi saya belum berani mengetok apakah ini sudah diketok, karena kami belum melihat,” ujarnya.

Sebelumnya, BGN mengembalikan anggaran Rp 70 triliun kepada Presiden karena dinilai berpotensi tidak terserap.

Pada tahun 2025, BGN mendapat alokasi anggaran Rp 71 triliun dan dana cadangan Rp 100 triliun.

Dari total anggaran tersebut, Rp 99 triliun berhasil diserap, sementara Rp 70 triliun dikembalikan.

Dalam APBN 2026, BGN mendapat pagu anggaran Rp 268 triliun, ditambah anggaran cadangan Rp 67 triliun, sehingga total anggaran mencapai Rp 335 triliun.

BGN menargetkan 82,9 juta penerima manfaat program MBG, dengan kebutuhan dana Rp 1,2 triliun per hari.

Hingga pekan kedua Oktober, penyerapan anggaran program MBG baru mencapai Rp 26,25 triliun atau 36,97 persen dari total anggaran Rp 71 triliun.

Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku tidak mengetahui pengembalian anggaran Rp 70 triliun oleh BGN.

Menurutnya, yang akan dikembalikan adalah dana cadangan Rp 100 triliun yang belum dialokasikan.

Kementerian Keuangan akan fokus memantau penyerapan anggaran BGN sebesar Rp 71 triliun.

“Programnya bagus, harusnya kami dorong supaya lebih bagus penyerapannya. Ini, kan, Oktober, akan saya lihat sampai akhir Oktober,” kata Purbaya.