Pasaman – Dewan Pengawas Perumda Air Minum Tirta Saiyo Kabupaten Pasaman tancap gas melakukan perombakan tata kelola internal perusahaan.
Langkah pembenahan ini diawali melalui rapat koordinasi perdana yang berlangsung pada Senin (31/8/2026).
Anggota Dewan Pengawas, Silfia Evayanti, memimpin langsung pertemuan tersebut bersama jajaran direksi dan manajemen perusahaan.
Hadir pula dalam agenda tersebut Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Pasaman, Erwanto, guna menyelaraskan visi pengelolaan perusahaan ke depan.
Silfia menekankan bahwa profesionalisme, transparansi, akuntabilitas, dan integritas wajib menjadi fondasi utama dalam setiap kebijakan perusahaan.
Seluruh aspek operasional, mulai dari pengelolaan keuangan hingga pelayanan pelanggan, dituntut berjalan dengan standar etika yang tinggi.
“Profesionalisme harus menjadi landasan dalam bekerja,” tegas Silfia di hadapan jajaran manajemen.
Dewan Pengawas secara tegas melarang adanya praktik pencampuran kepentingan pribadi dengan kepentingan perusahaan dalam pengambilan keputusan.
Manajemen kini diwajibkan melakukan evaluasi menyeluruh untuk memetakan persoalan sekaligus menyusun langkah strategis yang terukur.
Percepatan perluasan cakupan layanan melalui penambahan sambungan baru bagi masyarakat menjadi target utama yang ditekankan.
“Kejar sambungan baru sebanyak-banyaknya,” instruksi Silfia kepada jajaran manajemen.
Ia mengingatkan bahwa ekspansi pelanggan tersebut harus dibarengi dengan perbaikan tata kelola internal yang sehat.
Sinergi antara Dewan Pengawas dan manajemen diharapkan mampu mentransformasi Perumda Tirta Saiyo menjadi institusi pelayanan publik yang lebih akuntabel.
Langkah ini merupakan komitmen nyata untuk menjamin akses air bersih yang lebih berkualitas bagi seluruh masyarakat Kabupaten Pasaman.






